dara & fira

Zhafira Nirwasita Maheswari

dara & fira

dara & fira

Ini postingan yang kelupaan, seharusnya diposting tanggal 1 Juni 2012. Biarin deh dari pada gak ada catetan.

Zhafira Nirwasita Maheswari, adalah putri matahari kedua saya. Zhafira berasal dari Bahasa Arab yang artinya  selalu beruntung. Nirwasita berasal dari Bahasa Sansekerta yang berarti bijaksana dan Maheswari, juga dari Bahasa Sansekerta yang berarti wanita utama.

Jadi kurang lebih maksudnya adalah Wanita utama yang bijaksana dan selalu beruntung.

Begitulah nak……..semoga Allah meridhoi dan ayah diberi kekuatan untuk mengasuh dan membesarkanmu hingga engkau dewasa. Amin.

Kisah Istri Sholihah, Menunggu Suami Koma 6 Tahun

Sosok wanita shalihah dan istri setia melekat pada Ummu Asmaa. Bagaimana tidak, selama bertahun-tahun ia setia menunggui suaminya yang koma. Dokter memvonis suaminya tak mungkin sembuh, bahkan ada syaikh merekomendasikan agar Ummu Asmaa bercerai dan menikah lagi. Tapi ia mengabaikan itu semua. Ia memilih setia. Apa yang akhirnya ia dapat? Ini kisahnya yang mengharukan…

Suamiku adalah pria yang shalih dan berakhlak mulia. Ia juga sangat berbakti pada kedua orangtuanya. Sejak menikah dengannya pada tahun 1390 Hijriyah, kami tinggal bersama orang tuanya di Riyadh. Kebahagiaanku semakin bertambah, saat Allah mengkaruniakan seorang putri kepada kami setahun kemudian. Kami memberinya nama Asmaa.

Ketika putri kami berusia satu tahun, suami pindah kerja di daerah Timur Arab Saudi. Ia bekerja di sana selama sepekan dan pulang ke rumah selama sepekan. Begitu seterusnya hingga tiga tahun lamanya.

Suatu hari, tepatnya pada 9 Ramadhan tahun 1395 H, sebuah berita mengejutkan datang kepada kami. Bak petir di siang hari membelah langit yang cerah. Mobil suamiku terbalik saat pulang menuju Riyadh. Kecelakaan itu begitu hebat hingga membuatnya langsung koma. Ia segera dilarikan ke rumah sakit. Tim dokter spesialis yang menanganinya mengatakan, suamiku mengalami kelumpuhan otak. 95 persen otaknya telah mati.

Hari-hari itu membuatku sangat sedih. Suami tercinta yang selama ini menjadi tumpuan hidup kami kini terbaring koma. Satu hari.. dua hari.. satu pekan.. dua pekan.. waktu terasa sangat lambat, dan kondisi suamiku tak mengalami perubahan apapun. Orangtuanya yang sudah lanjut usia tak kalah sedih. Namun yang membuatku paling sedih, ketika Asmaa menanyakan di mana ayahnya. Mengapa ia tak kunjung pulang. Kami memang menyembunyikan kabar sebenarnya dari Asmaa. “Umi, abi kok tidak pulang-pulang ya, katanya mau membelikan mainan?” tanya Asmaa dengan polosnya. Sambil berusaha menahan air mata, aku hanya bisa menjawab, “Sabar ya sayang… insya Allah nanti abi akan kembali.”

Bulan demi bulan berlalu. Tahun berganti tahun. Tak ada perubahan pada suamiku. Aku dan mertua bergantian menjenguknya.

Lima tahun sudah suamiku koma. Sebagian orang menyarankan agar aku mengajukan cerai ke pengadilan karena menurut dokter tak ada harapan sembuh untuk suamiku. Bahkan, seorang syaikh pun merekomendasikan hal itu setelah mengetahui bahwa otak suamiku lumpuh untuk selamanya.

“Tidak,” jawabku tegas setiap kali ada saran untuk bercerai. “Selama suamiku belum dikubur, aku akan tetap menjadi istrinya.”

Aku pun memfokuskan konsentrasiku untuk mentarbiyah Asmaa. Aku mengajarinya, aku juga memasukkannya ke sekolah tahfidz. Ia mulai terbiasa shalat malam pada usia 7 tahun. Dan alhamdulillah, ia bisa hafal Qur’an sebelum menginjak usia 10 tahun. Seiring bertambahnya hafalan dan kedekatannya dengan Al Qur’an, kedewasaannya pun meningkat melampaui usianya. Aku pikir inilah waktu yang tepat untuk menyampaikan hal sebenarnya tentang ayahnya. Asmaa menangis. Ia sangat sedih mendengar kabar ayahnya. Terkadang, ia juga terlihat diam menyendiri.

Sejak tahu ayahnya koma di rumah sakit, Asmaa selalu membersamaiku ke sana. Ia mendoakan dan meruqyah ayahnya, ia juga bersedekah untuk ayahnya.

Hingga suatu hari pada tahun 1410, Asmaa meminta ijin menginap di rumah sakit. “Aku ingin menunggui ayah malam ini” pintanya dengan nada mengiba. Aku tak bisa mencegah.

Malam itu, Asmaa duduk di samping ayahnya. Ia membaca surat Al Baqarah di sana. Dan begitu selesai ayat terakhirnya, rasa kantuk menyergapnya. Ia tertidur di dekat ayahnya yang masih koma. Tak berapa lama kemudian, Asmaa terbangun. Ada ketenangan dalam tidur singkatnya itu. lalu, ia pun berwudhu dan menunaikan shalat malam.

Selesai shalat beberapa raka’at, rasa kantuk kembali menyergap Asmaa. Tetapi, kantuk itu segera hilang ketika Asmaa merasa ada suara yang memanggilnya, antara tidur dan terjaga. “Bangunlah… bagaimana mungkin engkau tidur sementara waktu ini adalah waktu mustajab untuk berdoa? Allah tidak akan menolak doa hamba di waktu ini”

Asmaa pun kemudian mengangkat tangannya dan berdoa. “Yaa Rabbi, Yaa Hayyu…Yaa ‘Adziim… Yaa Jabbaar… Yaa Kabiir… Yaa Mut’aal… Yaa Rahmaan… Yaa Rahiim… ini adalah ayahku, seorang hamba dari hamba-hambaMu, ia telah ditimpa penderitaan dan kami telah bersabar, kami Memuji Engkau…, kemi beriman dengan keputusan dan ketetapanMu baginya…

Ya Allah…, sesungguhnya ia berada di bawah kehendakMu dan kasih sayangMu.., Wahai Engkau yang telah menyembuhkan nabi Ayyub dari penderitaannya, dan telah mengembalikan nabi Musa kepada ibunya… Yang telah menyelamatkan Nabi Yuunus dari perut ikan paus, Engkau Yang telah menjadikan api menjadi dingin dan keselamatan bagi Nabi Ibrahim… sembuhkanlah ayahku dari penderitaannya…

Ya Allah… sesungguhnya mereka telah menyangka bahwasanya ia tidak mungkin lagi sembuh… Ya Allah milikMu-lah kekuasaan dan keagungan, sayangilah ayahku, angkatlah penderitaannya…”

Sebelum Subuh, rasa kantuk datang lagi. Dan Asmaa pun tertidur.

“Siapa engkau, mengapa kau ada di sini?” suara itu membangunkan Asmaa. Ia menoleh ke kanan dan ke kiri. Mencari sumber suara. Tak ada orang. Betapa bahagia dirinya, ternyata suara itu adalah suara ayahnya. Ia sadar dari koma panjangnya. Begitu bahagianya Asmaa, ia pun memeluk ayahnya yang masih terbaring. Sang ayah kaget.

“Takutlah kepada Allah. Engkau tidak halal bagiku” kata sang ayah.
“Aku ini putrimu ayah. Aku Asmaa” tak menghiraukan keheranan sang ayah, Asmaa segera menghubungi dokter dan mengatakan apa yang terjadi.

Para dokter yang piket pada pagi itu hanya bisa mengucapkan “masya Allah”. Mereka hampir tak percaya dengan peristiwa menakjubkan ini. Bagaimana mungkin otak yang telah mati kini kembali? Ini benar-benar kekuasaan Allah.

Sementara Abu Asmaa, ia juga heran mengapa dirinya berada di situ. Ketika Asmaa dan ibunya menceritakan bahwa ia telah koma selama tujuh tahun, ia hanya bertasbih dan memuji Allah. “Sungguh Allah Maha Baik. Dialah yang menjaga hamba-hambaNya” simpulnya.

Demikianlah, aku sangat berbahagia dengan keajaiban dari Allah ini. Aku hanya bisa bersykur kepada Allah yang telah mengokohkan kesetiaanku dan membimbingku untuk mentarbiyah putriku. [Kisahikmah.com, ditulis secara bebas dari kisah asli muslm.org]

Read more: http://www.zulfanafdhilla.com/2014/10/istri-shalihah-setia-menunggu-suami-6.html#ixzz3Fzpxu3UC

sumber: http://www.zulfanafdhilla.com/

Inspirasi Waqaf Produktif

Semoga kisah ini menjadi Inspirasi kita semua untuk berlomba – lomba mempersiapkan amal jariyah. Mungkin usia biologis kita tidak sampai 1400 tahun, namun pahala kebaikan kita bisa ribuan bahkan sampai negeri akhirat.

WAQAF SHADAQAH JARIYAH MILIK UTSMAN BIN AFFAN DI MADINAH

waqaf ini berupa bangunan hotel

Apakah Anda tahu kalau sahabat nabi khalifah Utsman bin Affan adalah seorang  pebisnis yang kaya raya, namun mempunyai sifat murah hati dan dermawan. Dan ternyata beliau radhiallahu ‘anhu sampai saat ini memiliki rekening di salah satu bank di Saudi, bahkan rekening dan tagihan listriknya juga masih atas nama beliau.

Bagaimana ceritanya sehingga beliau memiliki hotel atas namanya di dekat Masjid Nabawi..??

Diriwayatkan di masa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, kota Madinah pernah mengalami panceklik hingga kesulitan air bersih. Karena mereka (kaum muhajirin) sudah terbiasa minum dari air zamzam di Mekah. Satu-satunya sumber air yang tersisa adalah sebuah sumur milik seorang Yahudi, SUMUR RAUMAH namanya. Rasanya pun mirip dengan sumur zam-zam. Kaum muslimin dan penduduk Madinah terpaksa harus rela antri dan membeli air bersih dari Yahudi tersebut.

Prihatin atas kondisi umatnya, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam kemudian bersabda : “Wahai Sahabatku, siapa saja diantara kalian yang menyumbangkan hartanya untuk dapat membebaskan sumur itu, lalu menyumbangkannya untuk umat, maka akan mendapat surgaNya Allah Ta’ala” (HR. Muslim).

Adalah Utsman bin Affan Radhiyallahu ‘anhu yang kemudian segera bergerak untuk membebaskan sumur Raumah itu. Utsman segera mendatangi Yahudi pemilik sumur dan menawar untuk membeli sumur Raumah dengan harga yang tinggi. Walau sudah diberi penawaran yang tertinggi sekalipun Yahudi pemilik sumur tetap menolak menjualnya, “Seandainya sumur ini saya jual kepadamu wahai Utsman, maka aku tidak memiliki penghasilan yang bisa aku peroleh setiap hari” demikian Yahudi tersebut menjelaskan alasan penolakannya.

Utsman bin Affan Radhiyallahu ‘anhu yang ingin sekali mendapatkan balasan pahala berupa Surga Allah Ta’ala, tidak kehilangan cara mengatasi penolakan Yahudi ini.

“Bagaimana kalau aku beli setengahnya saja dari sumurmu” Utsman, melancarkan jurus negosiasinya.
“Maksudmu?” tanya Yahudi keheranan.
“Begini, jika engkau setuju maka kita akan memiliki sumur ini bergantian. Satu hari sumur ini milikku, esoknya kembali menjadi milikmu kemudian lusa menjadi milikku lagi demikian selanjutnya berganti satu-satu hari. Bagaimana?” jelas Utsman.

Yahudi itupun berfikir cepat,”… saya mendapatkan uang besar dari Utsman tanpa harus kehilangan sumur milikku”. Akhirnya si Yahudi setuju menerima tawaran Utsman tadi dan disepakati pula hari ini sumur Raumah adalah milik Utsman bin Affan Radhiyallahu ‘anhu.

Utsman pun segera mengumumkan kepada penduduk Madinah yang mau mengambil air di sumur Raumah, silahkan mengambil air untuk kebutuhan mereka GRATIS karena hari ini sumur Raumah adalah miliknya. Seraya ia mengingatkan agar penduduk Madinah mengambil air dalam jumlah yang cukup untuk 2 hari, karena esok hari sumur itu bukan lagi milik Utsman.

Keesokan hari Yahudi mendapati sumur miliknya sepi pembeli, karena penduduk Madinah masih memiliki persedian air di rumah. Yahudi itupun mendatangi Utsman dan berkata “Wahai Utsman belilah setengah lagi sumurku ini dengan harga sama seperti engkau membeli setengahnya kemarin”. Utsman setuju, lalu dibelinya seharga 20.000 dirham, maka sumur Raumahpun menjadi milik Utsman secara penuh.

Kemudian Utsman bin Affan Radhiyallahu ‘anhu mewakafkan sumur Raumah, sejak itu sumur Raumah dapat dimanfaatkan oleh siapa saja, termasuk Yahudi pemilik lamanya.

Setelah sumur itu diwakafkan untuk kaum muslimin… dan setelah beberapa waktu kemudian, tumbuhlah di sekitar sumur itu beberapa pohon kurma dan terus bertambah. Lalu Daulah Utsmaniyah memeliharanya hingga semakin berkembang, lalu disusul juga dipelihara oleh Pemerintah Saudi, hingga berjumlah 1550 pohon.

Selanjutnya pemerintah, dalam hal ini Departemen Pertanian Saudi menjual hasil kebun kurma ini ke pasar-pasar, setengah dari keuntungan itu disalurkan untuk anak-anak yatim dan fakir miskin, sedang setengahnya ditabung dan disimpan dalam bentuk rekening khusus milik beliau di salah satu bank atas nama Utsman bin Affan, di bawah pengawasan Departeman Pertanian.

Begitulah seterusnya, hingga uang yang ada di bank itu cukup untuk membeli sebidang tanah dan membangun hotel yang cukup besar di salah satu tempat yang strategis dekat Masjid Nabawi.

Bangunan hotel itu sudah pada tahap penyelesaian dan akan disewakan sebagai hotel bintang lima. Diperkirakan omsetnya sekitar RS 50 juta per tahun. Setengahnya untuk anak2 yatim dan fakir miskin, dan setengahnya lagi tetap disimpan dan ditabung di bank atas nama Utsman bin Affan radhiyallahu anhu.

Subhanallah,… Ternyata berdagang dengan Allah selalu menguntungkan dan tidak akan merugi..

Ini adalah salah satu bentuk sadakah jariyah, yang pahalanya selalu mengalir, walaupun orangnya sudah lama meninggal..

Jika dilihat sepintas, tidak ada yang berbeda wakaf yang dilakukan oleh sahabat dengan kita. Sebidang tanah atau rumah yang dilakukan oleh Ustman Bin Affan. Namun, sadarkah kita bahwasanya tanah yang diwakafkan oleh Umar atau Abu Thalhah merupakan salah satu sumber pendapatan kehidupannya. Banyak dari para sahabat yang berniaga dari hasil tanah atau kebun miliknya. Mungkin jika zaman kita saat ini, kebun dan tanah tersebut sama dengan Wakaf yang Produktif berupa perusahaan atau korporasi yang dibangun oleh kita di zaman modern.

Namun, sayangnya wakaf perusahaan seperti ini jarang dilakukan oleh warga Indonesia. Padahal mewakafkan sebuah perusahaan atau harta wakaf yang sudah mempunyai hasil jauh lebih purna dibanding hanya mewakafkan berupa sebidang tanah kosong. Efek atau nilai dari wakaf perusahaan relatif mudah untuk langsung dimanfaatkan dan dinikmati segenap umat Islam.

Mungkin kita bisa bercermin pada pemerintah Arab Saudi yang mulai bergiat mengelola harta wakaf melalui sistem perusahaan atau korporasi. Kementerian Wakaf Arab Saudi mengembangkan pengelolaan wakaf dengan sistem perusahaan secara lebih luas. Misalnya mereka telah berwakaf pada perusahaan kontraktor. Kementerian Wakaf juga mengajak para pengusaha untuk mewakafkan perusahaan yang dimiliki. Hal ini bukan tanpa alasan keuntungan dari investasi wakaf uang tersebut dapat didistribusikan ke pihak-pihak yang berhak menerima dalam rangka memberdayakan ekonomi umat.

Wakaf perusahaan atau Wakaf Produktif, kenapa tidak?

Disebutkan di dalam hadits shahih dari Abi Hurairah Radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Apabila manusia meninggal dunia, terputuslah segala amalannya, kecuali dari tiga perkara: shadaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat atau anak shaleh yang mendoakannya”. [HR. Muslim, Abu Dawud dan Nasa’i]

Dan disebutkan pada hadits yang lain riwayat Ibnu Majah dan Baihaqi dari Abi Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, dia berkata : Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.إ

“Sesungguhnya di antara amalan dan kebaikan seorang mukmin yang akan menemuinya setelah kematiannya adalah: ilmu yang diajarkan dan disebarkannya, anak shalih yang ditinggalkannya, mush-haf yang diwariskannya, masjid yang dibangunnya, rumah untuk ibnu sabil yang dibangunnya, sungai (air) yang dialirkannya untuk umum, atau shadaqah yang dikeluarkannya dari hartanya diwaktu sehat dan semasa hidupnya, semua ini akan menemuinya setelah dia meninggal dunia”.

Anda barangkali ingin berpartisipasi dalam Program Wakaf Produktif, Anda bisa menyalurkan melalui transfer bank :

Mandiri : 131 000 782 455 2

Mandiri syariah : 125 001 9361 – 70 155 20 781

BCA : 775 033 33 59

Atas nama yayasan rumah wakaf Indonesia

Atau bisa menghubungi saya Mamat ruhimat di nomor : 0813 – 9445 – 2537 ( WA ) / 0818-0937- 1527 atau mengunjungi web kami: www.rumahwakaf.com

Terima kasih atas kesediaan waktunya , semoga Allah senantiasa memudahkan segala urusan Anda dan keluarga, serta dilapangkan pintu rizkinya. Amin ya Robbal ‘alamin.

Wassalammu’alaikum wr wb

    Jazakalloh,

 

Mamat Ruhimat

——————————————————————————————————–

 

Rumah Wakaf Indonesia

Program Wakaf :

Wakaf Sekolah Gratis

Wakaf Rumah Bersalin Gratis

Wakaf Sarana Masjid

Wakaf Al-Quran

Wakaf Bebas

Wakaf Jembatan

Wakaf Produktif

Mamat Ruhimat – Wakaf Konsultan
Jl. Turangga no 63 Bandung

0813.9445.2537 ( TSEL)/ 0818.0937.1527 ( XL)
email : mamat.ruhimat@rumahwakaf.com
ID YM : ppmmamat@yahoo.co.id

www.rumahwakaf.com

(Tulisan tersebut diatas adalah email yang masuk ke inbox saya. Terima kasih telah mengingatkan dan memberi motivasi)

Lowongan Kerja

Ini ada lowongan kerja, valid untuk 3 bulan ke depan. Siapa cepat dia dapat. Contact saya, lewat contact form atau komen.

Our establishment, PT. Arkalogic Systems (Arkalogic) is a technology company that specializes in mobile solutions for the financial service industry. We aim to help financial institutions create persistent, valuable relationships with their customers.

Trusted by the biggest government bank in Indonesia and by leading companies in financial services, our mobile banking, mobile payments and mobile trading solutions are based upon a market-proven platform that was designed to add real value and revenue to their businesses.

Our practices provide end results with significant business benefits.

Founded in 2006, Arkalogic started with a vision of creating a world of financial mobility through sophisticated and comprehensive application development. We are now a leading provider of mobile solutions and we continue to evolve our products and technology to provide the best service for our clients.

Our team of best IT and marketing people has firmed our lead position. While our clients trust and ongoing relationships for many years have made us the dominant provider in the country.

We are now seeking for Mobile Applications Developer for any platform of Android, BlackBerry 10, Windows Mobile, or iOS with the following details:

1. Salary Range: IDR 6,000,000 – 9,000,000
2. Location: Jakarta
3. Requirements:
• Candidate must possess min Diploma/Bachelor’s Degree in Computer Science/Information Technology or equivalent.
• Have min 3 years of experience.
• Have extensive knowledge of object-oriented programming
• Strong knowledge on any mobile platform
4. Required Skills:
Programming Language: Java, C/C++, C#, or Objective-C is required.

Email your CV to: jobs.systems@arkalogic.co.id
Email Subject:
– [ASBB] = Arkalogic Systems BlackBerry Developer
– [ASIOS] = Arkalogic Systems iOS Developer
– [ASANDROID] = Arkalogic Systems Android Developer

or you can send link to your profile at LinkedIn. Visit us at http://www.arkalogic.co.id or http://www.linkedin.com/company/arkalogic.

 

Also Urgently Needed:

1. Server Developers
Salary range: 10 – 12jt
Required: 2 developers
– Familiar with JAVAEE (EJB, WebService/SOAP, Servlet, JSP)
– Familiar with GlassFish
– Familiar with UNIX Environment

2. UNIX/Linux Developers
Salary range: 10 – 12jt
Required: 2 developer
– Familiar with C
– Familiar with QT Programming
– Familiar with Serial Programming
– Familiar with MicroController

3. Windows Mobile Developers
Salary range: 8 – 10jt
Required: 1 developer
– Familiar with C#
– Familiar with Windows Mobile Phone

4. Graphic Designer
Salary range: 5 – 8jt
Required: 1 designer
– Familiar with high resolution image
– Familiar with Adobe Illustrator
– Familiar with AutoCAD
– Creativity is a must
– Knowledge in HTML is a plus

 

Ayooo,,, buruan,,, kesempatan kerja nih,,,,,,,,

Kenapa Pria Selingkuh

meenx-smallNah, ada yang pernah selingkuhin pasangan? kenapa hayo? Pasti Anda punya alasan sendiri. Dan,,,,, menurut sebuah tulisan, ada beberapa sebab pria selingkuh. Berikut ini tulisan yang saya kutip dari wolipop detik.

Perselingkuhan dalam sebuah hubungan memang sangat menyakitkan. Namun ketika pria berselingkuh, bukan hanya disebabkan karena ia tergoda dengan wanita lain. Menurut pakar, ada beberapa faktor yang membuat pria melakukan perselingkuhan.

1. Faktor Genetik
Para ilmuwan menemukan adanya gen reseptor vasopresin dalam tubuh pria. Gen ini memang sudah dijuluki sebagai ‘gen penipu’. Pria yang memiliki gen reseptor vasopresin yang berbentuk panjang, cenderung tidak suka berselingkuh. Sedangkan pria playboy, memiliki gen yang lebih pendek. Hormon juga berpengaruh atas perselingkuhan pria.

Oksitosin adalah hormon yang menyebabkan timbulnya perasaan percaya, bahagia dan saling membutuhkan antar pasangan. Hubungan yang kuat tercipta atas hormon ini, pria dengan oksitosin rendah cenderung akan melakukan perselingkuhan dikarenakan ia tidak memiliki ikatan emosional. Pada akhirnya, hal itu berdampak pada retaknya hubungan.

2. Kondisi yang Buruk
“Pria selingkuh bisa jadi karena ingin lari sejenak dari masalah. Bisa jadi masalah keuangan, tekanan di tempat kerja atau hubungan asmara yang kurang baik. Dengan berselingkuh, pria merasa mendapat tambahan energi walau tahu sifatnya hanya sementara,” ujar konsultan percintaan Keren Smedley.

Menurut Keren, banyak pria lebih memilih menaikkan egonya dengan cara cepat daripada merenung dan berusaha mencari jalan keluar dari permasalahannya.

3. Faktor Kekasih
Menurut psikolog Roslina Verauli, M. Psi., pasangan yang berbohong dan selingkuh tentu ada penyebabnya. Salah satu sikap wanita yang bisa memicu pasangan selingkuh adalah sering marah-marah. Coba koreksi diri Anda, apa sering marah-marah tanpa alasan kepada pasangan sehingga dia merasa tidak nyaman?

“Sebenarnya yang mesti di-review dari kedua belah pihak. Pertama apa Anda terlalu galak? Mudah meledak-ledak? Dan secara emosional tidak stabil sehingga bisa memicu pasangannya untuk berbohong?” tutur Vera kepada Wolipop.

Selain itu, pria bisa menyukai wanita lain karena kekasihnya yang terlalu posesif dan suka mengatur. Sikap tersebut tentu membuat pria tidak nyaman dan lebih memilih wanita lain.

4. Faktor Masa Lalu
Selain beberapa faktor di atas, kisah di masa lalu juga memberikan pengaruh kepada kecenderungan seseorang untuk berselingkuh. Hal itu, bisa disebabkan oleh kisah masa lalu hubungan rumah tangga orang tua. Apa yang terjadi di masa lalu biasanya akan sedikit banyak berpengaruh terhadap perkembangan masa depan seseorang. Jika seorang ayah berselingkuh maka perilaku tersebut pun bukan tidak mungkin akan diikuti oleh si anak.

sumber: wolipop detik