Tren Pola Kerja Pegawai Kantoran di Masa Depan

Bosen dengan suasana kerja kantor yang “resmi-resmi” dan “begitu-begitu” aja? Jangan khawatir karena di masa di depan kecenderungan pola kerja akan berubah. Berikut ini kira-kira trend kerja pegawai kantoran di masa depan seperti yang di kutip Liputan6.com dari laman Forbes, Rabu (12/11/2014).

Foto: Magforwomen.com

Perkembangan zaman dan teknologi ternyata berperan besar pada perubahan jalur karir dan kehidupan pegawai di kantor. Berbagai perubahan akan membuat para pegawai berevolusi dan menciptakan tren baru di dunia kerja.

Mengutip laman Forbes, Rabu (12/11/2014), di masa depan, pola kerja akan berubah, begitu pula dengan tren di kalangan para pegawai.

Dengan perkembangan teknologi, para pegawai bahkan akan memiliki alat komunikasi baru yang jauh lebih efisien daripada email.

Tak hanya itu, kecanggihan internet juga bisa membuat para pegawai bekerja dari rumah atau di manapun dirinya berada. Berikut enam tren pegawai kantoran di masa depan:

1. Memiliki suasana kerja yang fleksibel

Di masa depan, para pegawai tak perlu lagi bekerja di kantor. Bekerja di kantor berarti para pegawai harus mengalami macet hingga duduk puluhan jam.

Nantinya, para pegawai dapat bekerja dari mana saja selama dirinya terhubung dengan internet.

2. Bekerja seperti bermain

Ke depan, para pegawai dapat menyesuaikan pekerjaan sesuai keinginannya. Konsep dasar seseorang hanya memiliki satu peran dalam karir jangka panjang tak akan lagi berlaku.

Para pegawai bisa membentuk jalur karirnya dan memilih proyek yang diinginkannya. Bekerja seperti memilih permainan petualangan sendiri dan mencari cara menuntaskannya.

3. Berbagi informasi jadi budaya kerja

Jika biasanya gagasan kerja di sebuah perusahaan menjadi milik pencetusnya semata. Ke depan, mental kerja yang berlaku adalah berbagai informasi.

Para pegawai harus berbagi informasi dan menggunakan teknologi kolaboratif untuk sukses dan menumbuhkan karirnya.

4. Menggunakan alat baru untuk bekerja

Email nantinya tak akan lagi menjadi alat paling efektif dan efisien untuk berkomunikasi. Banyak teknologi baru yang akan menggantikan email sebagai alat komunikasi utama dalam beberapa kondisi tertentu.

5. Semua pegawai punya peluang jadi atasan

Untuk pertama kalinya dalam sejarah bisnis para pegawai memiliki peluang unik untuk menjadi pimpinan perusahaan. Semua bisa dilakukan dengan sering berbagi gagasan dan memberikan masukan secara transparan pada manajer dan pejabat eksekutif.

6. Bekerja sambil belajar

Para pegawai di masa depan dapat bekerja sambil belajar dan para atasan tidak lagi mempekerjakan pegawai yang sudah handal di bidangnya. Sejauh ini, pengetahuan merupakan sebuah komoditas.

Padahal yang lebih berharga daripada pengetahuan adalah kemampuan mempelajari hal baru dan menerapkannya sambil bekerja. Begitulah yang akan menjadi fokus pada pegawai di masa depan, belajar untuk belajar dan belajar untuk bekerja. (Sis/Nrm)

kredit dan sumber postingan

Kolom Agama Kosong

Dialog Hansip & Pak RT

Hansip : Lapor Pak RT barusan warga kita ada yang meninggal!

Pak RT : Mari kita urus jenazahnya, dimandikan, disholatkan”

Hansip : Dia bukan orang Islam Pak

Pak RT : Oh, kalau gitu bawa aja ke gereja

Hansip : Anu pak RT, dia bukan kristen

Pak RT : Ya sudah diurus di Pura aja!

Hansip : Dia juga bukan orang Hindu

Pak RT : Carikan biksu buat urus dia

Hansip : Masalahnya dia juga bukan orang Budha

Pak RT : Lha, terus apa agamanya?

Hansip : Kolom AGAMA nya kosong Pak!

Pak RT : Oh kalau gitu buang aja ke kolam, untuk makanan lele!

Hansip : …………. ?!?

(Postingan facebook)

Seraut Wajah

sus

andai engkau kekasihku

aku Ingin

dalam setiap irama tubuhmu kau selalu menyapa

dalam kepenatan yang tak pernah terbisikkan kau selalu mendekap

dalam kerinduan yang sangat kau tak pernah ingin lepas dariku

ingin selalu kuberikan cinta kepadamu

agar segenap rasa rindu mampu membuat bumi berhenti berputar

agar segenap jiwa raga mampu menghentikan matahari

agar kita selalu berdua menyulam harapan dan keindahan

ingin selalu kuberikan cinta kepadamu

agar tercipta lagu indah dengan denting indah

agar setiap tutur kata yang terucap adalah kejujuran

agar setiap langkah yang kau ambil adalah kesetiaan

aku ingin melukis di langit

namun aku tak kuasa

hari masih hujan

Kabinet Presiden Joko Widodo

credit: kompas

Udah ,,, gak usah ikutan pusing mikirin kabinet, udah ada yang urus. Mending kita manfaatin buat belajar Bahasa Inggris aja……. Saya ambil dua versi, versi Republika dan versi Jakarta Post. Terserah deh mau pake yang mana……..

Berikut ini adalah nama-nama kementerian dalam bahasa Inggris.

Below are the the names of President Jokowi’s cabinet ministers:

1. State Secretary Pratikno
2. Minister for National Development Planning/Chairman of National Development Planning Board (Bappenas) Andrinof Chaniago
3. Coordinating Minister for Maritime Affairs Indroyono Susilo
4. Minister of Transportation Ignasius Jonan
5. Minister of Maritime Affairs and Fisheries Susi Pudjiastuti
6. Minister of Tourism Arif Yahya
7. Minister for Energy and Mineral Resources Sudirman Said
8. Coordinating Minister for Political, Law and Security Tedjo Edy Purdjianto
9. Home Affairs Minister Tjahjo Kumolo
10. Minister of Foreign Affairs Retno Marsudi
11. Minister of Defense Ryamizard Ryacudu
12. Minister of Law and Human Rights Yasonna Laoly
13. Minister of Communication and Informatics Rudiantara
14. Minister for State Apparateurs and Bureaucratic Reform Yuddy Chrisnandi
15. Coordinating Minister for Economy Sofyan Djalil
16. Minister of Finance Bambang Brodjonegoro
17. Minister of State Owned Enterprises Rini Soemarno
18. Minister for Cooperative and Small Medium Enterprises Puspayoga
19. Minister of Industry Saleh Husin
20. Minister of Trade Minister Rahmat Gobel
21. Minister of Agriculture Amran Sulaiman
22. Minister of Manpower Hanif Dhakiri.
23. Minister of Public Works and People’s Housing
24. Minister of Environment and Forestry Siti Nurbaya
25. Minister of Public Spacing Ferry Mursidan
26. Coordinating Minister of Culture and Human Resources Development Puan Maharani
27. Religious Affairs Minister Lukman Hakim Saifudin
28. Health Minister Nila H Moeloek
29. Social Affairs Minister Khofifah Indar Parawangsa
30. Minister for Women Empowerment and Child Protection Yohana
31. Minister of Culture and Elementary and Secondary Education Anies Baswedan
32. Minister of Research and Technology and Higher Education M Nasir
33. Minister of Youth and Sports Imam Nahrawi
34. Minister for Development of Disadvantaged Regions and Transmigration Marwan Jafar

Ini bahasa Inggrisnya versi Republika sumber

Nah, kalo Bahasa Inggris-nya versi Jakarta Post, seperti ini:

1. Coordinating Political, Legal and Security Affairs Minister Tedjo Edhy Purdijatno (former Navy chief of staff 2008-2009/NasDem Party top executive)

2. Coordinating Economic Minister Sofyan Djalil (former state-owned enterprises minister)

3. Coordinating Maritime Affairs Minister Indroyono Susilo (an executive with the Food and Agriculture Organization (FAO)

4. Coordinating Human Development and Culture Minister Puan Maharani (legislator/PDI-P top executive)

5. Home Minister Tjahjo Kumolo (legislator/PDI-P top executive)

6. Foreign Minister Retno Lestari Priansari Marsudi (Indonesian ambassador to the Netherlands)

7. Defense Minister Ryamizard Ryacudu (former Army chief of staff 2002-2004)

8. Law and Human Rights Minister Yasona H. Laoly (legislator/PDI-P politician)

9. Finance Minister Bambang Brodjonegoro (deputy finance minister)

10. Energy and Mineral Resources Minister Sudirman Said (PT Pindad president/former PT Pertamina executive)

11. Industry Minister Saleh Husin (Hanura Party politician)

12. Trade Minister Rahmat Gobel (businessman)

13. Environment and Forestry Minister Siti Nurbaya (NasDem politician/former civil servant)

14. Agriculture Minister Amran Sulaiman (Hasanuddin University lecturer)

15. Agrarian and Spatial Planning Minister Ferry Musyidan Baldan (NasDem Party politician)

16. Transportation Minister Ignasius Jonan (PT Kereta Api Indonesia president)

17. Maritime Affairs and Fisheries Minister Susi Pudjiastuti (owner of airline operator Susi Air)

18. Manpower Minister Hanif Dhakiri (PKB politician)

19. Public Works and Public Housing Minister Basuki Hadimuljono (Public Works Ministry top official)

20. Health Minister Nila Moeloek (Indonesian representatives for MDGs)

21. Culture and Elementary and Secondary Education Minister Anies Baswedan (Paramadina University rector).

22. Social Affairs Minister Khofifah Indra Parawansa (former women’s empowerment minister).

23. Religious Affairs Minister Lukman Hakim Saifuddin (current religious affairs minister)

24. Communications and Information Minister Rudiantara (PT Indosat commissioner, former top executives for PT Semen Indonesia, PT PLN, PT XL Axiata)

25. State Secretary Pratikno (Gadjah Mada University rector)

26. Research and Technology and Higher Education Minister M. Nasir (Diponegoro University rector)

27. Women’s Empowerment and Child Protection Minister Yohana Susana Yembise (Cendrawasih University lecturer)

28. Administrative and Bureaucratic Reform Minister Yuddy Chrisnandi (Hanura Party politician)

29. Villages, Disadvantaged Regions and Transmigration Minister Marwan Jafar (PKB politician)

30. National Development Planning Minister/National Development Planning Board (Bappenas) chief Andrinof Chaniago (University of Indonesia lecturer)

31. State-Owned Enterprises Minister Rini Soemarno (former trade minister 2001-2004/former PT Astra International president)

32. Cooperatives and Small and Medium Enterprises Minister AAGN Puspayoga (PDI-P politician)

33. Tourism Minister Arief Yahya (PT Telekomunikasi Indonesia president director)

34. Youth and Sports Minister Imam Nahrawi (PKB politician)

sumber

Zhafira Nirwasita Maheswari

dara & fira
dara & fira

Ini postingan yang kelupaan, seharusnya diposting tanggal 1 Juni 2012. Biarin deh dari pada gak ada catetan.

Zhafira Nirwasita Maheswari, adalah putri matahari kedua saya. Zhafira berasal dari Bahasa Arab yang artinya  selalu beruntung. Nirwasita berasal dari Bahasa Sansekerta yang berarti bijaksana dan Maheswari, juga dari Bahasa Sansekerta yang berarti wanita utama.

Jadi kurang lebih maksudnya adalah Wanita utama yang bijaksana dan selalu beruntung.

Begitulah nak……..semoga Allah meridhoi dan ayah diberi kekuatan untuk mengasuh dan membesarkanmu hingga engkau dewasa. Amin.