Pelangi di atas sungai

Kebayang gak betapa indahnya? Pasti. Tapi Saya bukan mau posting tentang pelangi yang berada di atas sungai juga keindahan keadaannya. Pelangi di atas sungai ini adalah bagaimana seseorang menggambarkan apa itu cinta. Nah buat yang masih mencari pengertian cinta, merasa dikhianati oleh cinta, merasa telah mencintai dengan sepenuh hati, mungkin tulisan di bawah ini bermanfaat. Tulisan yang dirangkai indah sebagaimana tulisan-tulisan May Ziadah.

Sebetulnya saya ingin menulis tentang cinta tapi sudah hampir satu jam jari jemari saya bermain diatas tuts hitam ini namun belum ada satupun kalimat mampu saya rangkai… mungkin karena saya memang tidak memiliki gambaran yang pas tentang cinta atau karena saya baru saja membaca buku perempuan perempuan dalam kekerasan yang atas nama cinta maka mahluk ALLAH yang bernama lelaki mampu melukai hati yang mencintainya… mampu merusak raga yang setiap saat memberikan kesejukan untuknya

Saya jadi teringat cerita Ibu dosen saya yang mengajari saya tentang cinta “De, cinta itu bukan 5=5, bukan berarti kita memberi lima kemudian kita berharap imbalan lima tapi cinta itu adalah 5=0 artinya jika kita memberi lima maka jangan berharap syarat pengembalian karena cinta itu tak berharap kembali, cinta itu harus tanpa syarat”, ada yang salah ditelinga saya saat mendengar kalimat itu … apa iya? apa bisa sampan berlabuh jika hanya sebelah tangan menggayuh, bukankah akan lama sampai ditepian dan akan sangat berat, tapi inilah yang namanya cinta, memberi dan tak berharap kembali [kaya lagu yah…]

Iya, saya jadi ingat sahabat saya siti nurbaya yang kini tengah hamil padahal ia menikah tanpa cinta, padahal ia nangis darah hingga nanah ketika harus berdampingan di pelaminan bukan dengan pria pujaan hatinya, padahal ia setiap malam menatap taburan bintang dengan pandangan kosong dan hampa tapi kini ia hamil muda ketika saya tanya “koq bisa hamil, katanya gak cinta” dan jawabannya lebih menggelitik rasa dan jiwa saya ”gue ikhlas De, kewajiban gua sebagai istri untuk menjalankan kewajiban yang diatas bantal….”

Ajaib bukan? cinta memang ajaib dan apa ini cinta namanya yah? setidaknya akan ada bayi mungil yang lahir entah atas dasar cinta atau tidak, jadi terbukti bahwa cinta adalah 5=0 bukan? 🙂

Iya, saya kini teringat dengan sahabat lelaki saya [link gak yah siapa dia] … ia adalah lelaki yang sangat sangat mapan dari segi ekonomi dan dari segi agama [inysa ALLAH] saya sangat mengaguminya, dan ia belum berjodoh dan tidak berniat mencari jodoh karena cintanya kandas ditelan gelombang dahsyat, berulang kali ia harus menjalani ritual patah hati… hingga akhirnya ia menyerah dan nyaris tidak ingin lagi mencoba, “gue gak tahu lah De, salah gue dimana kayanya gue memang ditakdirkan untuk sendiri” hahahahah… saya tertawa mendengar keluhannya “kalo dah gini aja ALLAH disalahin” karena menurut saya ia menggantungkan kebahagiaan pada manusia bukan kepada ALLAH, hasilnya iya bisa ditebak lah…

Buat saya cinta itu adalah pelangi diatas sungai … yang saya duduk diatas rumput beralas tikar dan menikmati indahnya warna warni diujung mata saya, yang gemericik air adalah suara yang menjadi back sound saat saya menikmati cinta itu

Buat saya cinta adalah rembulan yang saya tatap dari balik jendela kamar saya, yang suara jangkrik adalah back sound yang indah membuat hening ini sempurna, membuat cinta ini tambah terasa indahnya

Dan buat saya mencintai dan dicintai itu adalah hak mutlak milik ALLAH, karena ALLAH maha membolak balikan hati manusia … cinta bisa pupus, karena ALLAH mengambilnya, dan bisa datang karena ALLAH memberinya. Dan kepadaNYA lah hati dan jiwa saya akan saya serahkan, kepada sang pemilik pelangi diatas sungai

Ya ALLAH saya mencintaiMU melebihi apapun yang saya cintai didunia ini, irhamnna ya ALLAH… jika bukan ENGKAU kemana lagi saya harus mencari cinta yang sebenar benarnya cinta 🙂

Tulisan ini menggugah hati saya yang selama ini terasa beku dalam perjalanan pernikahan saya. Saya merasa mencintai namun saya ingin orang yang saya cintai itu menjadi seperti yang saya impikan. Ternyata Saya salah.

sumber: Rindu dan mohon ijin dari pemilik blog untuk copy-paste di sini.