Puisi Untuk Ibu Soetarti Dan Rusmini

Gigih tulang rapuh dan nyalimu kau paksa

Beribu kata dan peluh kau curah

Perih dirasa.. kalbu tergores duka mendera

hanya rasa rindu raja dari segala raja semesta

Hai Penguasa… sang dalang Negara…

Kekasihnya tlah berkorban jiwa raga..

Hingga tinggal tanah merah terukir nama

Tiadakah pelita hingga bertingkah buta…

Wahai… sang Pencipta yang slalu disapa

Hati nya Letih.. Lelah.. Kecewa.. tiada tara..

Kini tinggal DIKAU yang terakhir dipercaya…

Yang berhak mengukir hidup dan cahaya..

(Hati dan doa’ kami untukmu…By Areas,  sebuah komentar pada posting berjudul Kasus Soetarti dan Rusmini)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s