tibet2

Pesan Buat Ayah Bunda

Seorang kawan mengirim email untuk saling mengingatkan:

10 pesan anak untuk orang tua

1.. Tangan saya masih kecil. Tolong jangan mengharapkan kesempurnaan setiap kali saya merapikan tempat tidur , menggambar, atau melempar bola. Kaki saya masih pendek . Tolong perlambat agar saya bisa berjalan beriringan dengan Ayah / Bunda.

2.. Mata saya belum melihat dunia seperti yang Ayah/ Bunda lihat. Tolong izinkan kami menjelajahinya secara aman. Jangan memberikan larangan yang tak perlu .

3.. Selalu akan ada saja pekerjaan di dalam rumah tangga. Saya masih kecil untuk waktu yang begitu singkat . Tolong luangkan lebih banyak waktu untuk menjelaskan dunia yang ajaib ini , dan lakukan secara tulus ikhlas.

4.. Perasaan saya masih halus. Tolong sensitif terhadap kebutuhan-kebutuhan kami. Jangan memarahi saya sepanjang hari. Ayah / Bunda pasti tak senang kalau dimarahi karena ingin tahu. Perlakukan saya seperti Ayah / Bunda ingin diperlakukan.

5.. Saya adalah hadiah yang istimewa dari Tuhan. Tolong perlakukan saya sebagai harta berharga , berikan bimbingan untuk semua tindakan saya. Beri saya panduan tentang cara menjalani hidup dan mendisiplin saya dengan cara manis.

6.. Saya memerlukan dorongan dan pujian Ayah/Bunda untuk tumbuh. Tolong jangan cepat mencela. Ingat , Ayah/Bunda dapat mengkritik hal-hal yang saya kerjakan tanpa mencela saya.

7.. Tolong beri saya kebebasan untuk membuat keputusan-keputusan menyangkut diri saya sendiri . Izinkan saya untuk gagal sehingga saya dapat belajar dari kesalahan -kesalahan saya. Lalu suatu hari , saya akan siap untuk membuat keputusan-keputusan yang dituntut hidup dari saya.

8.. Tolong jangan kerjakan segalanya untuk saya. Kadang, cara ini membuat saya merasa upaya saya tidak sesuai dengan harapan Ayah/Bunda ..Saya tahu ini sulit, tapi tolong jangan membandingkan saya dengan saudara perempuan/ laki-laki saya.

9.. Tolong jangan takut untuk pergi berakhir pekan bersama . Anak-anak perlu libur tanpa orangtua , sama seperti orangtua perlu libur tanpa anak-anak. Selain itu, berlibur hanya berdua adalah cara baik untuk menunjukkan kepada kami, anak-anak , bahwa perkawinan Ayah/Bunda sangat istimewa.

10.. Tolong ajak kami beribadah secara teratur , beri contoh yang baik untuk kami teladani.

Saya baca kembali ini di tengah malam sambil memandangi putri saya tercinta, subhanallah, jadi nangis ……

(Forwarded email)

4 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s