Biarkan hidup berjalan, jangan selalu me…

Biarkan hidup berjalan, jangan selalu menoleh ke belakang, jangan ngoyo.

Apakah Anda sering naik angkot, metromini, bus kota atau angkutan umum sejenisnya? Dan pernahkah Anda memperhatikan bahwa ada satu pelajaran yang cukup menarik dari “kelakuan” pak sopir? (yang bu sopir ada gak ya)

Kalau ada waktu boleh dibaca posting ini yang judul aslinya Inspirasi si Supir Angkot⁠

Setiap hari pergi ke kantor dengan naik angkot membuat saya banyak belajar tentang kehidupan jalanan. Salah satunya adalah tentang macam-macam karakter yang dimiliki sang supir angkot itu sendiri. Jika Anda sama seperti saya, selalu naik angkot saat hendak pergi ke kantor, atau setidaknya pernah naik angkot beberapa kali, maka Anda pasti tahu bahwa ada dua jenis tipe supir. Yang satu suka ngetem (alias sering berhenti untuk mencari penumpang), lainnya tidak.

Dulunya saya sering menggerutu jika si supir suka ngetem, membuat penumpang yang ada jadi rugi waktu dan merasa jengkel. Namun, jika mau ditilik dari kepentingan mereka (tuntutan setoran), maka saya cukup iba juga sih saat melihat perjuangan mereka dalam memenuhi angkot dengan penumpang. Dari pengalaman di jalan tersebut, saya belajar satu hal penting.

Sebuah angkot tidak akan pernah bisa berjalan maju dengan aman dan leluasa jika sang supir tetap menoleh ke belakang.

Mobil itu juga tidak akan sampai pada tujuannya jika sang supir tetap menoleh ke belakang.

Sama seperti kita, kita takkan pernah bisa menyongsong masa depan dengan fokus maksimal bila dalam setiap langkah, kita masih terus menoleh ke belakang. Bagaimana mau maju jika fokus tetap ke belakang?

Selain itu, saya juga mendapati bahwa keberuntungan memperoleh penumpang yang banyak justru datang pada supir yang tidak terlalu ngotot dalam mencari penumpang. Seolah-olah dengan membiarkan mobil angkotnya meluncur mulus tanpa ngetem, mereka yakin bahwa akan selalu ada penumpang di depan yang bisa diangkut.

Demikian juga dengan hidup kita. Ada kalanya kita perlu berhenti ngeyel, sebab kita tidak pernah tahu kejutan dan kesempatan apa yang mungkin kita peroleh di depan nanti. Jangan khawatir deh, kalau memang sesuatu (kesempatan promosi, kursi PNS, pria incaran, tawaran kerja, dll) itu untuk kita, maka takkan lari ke mana kok. Kan setiap orang punya jatahnya sendiri. Tariik mas! (Kpl/ICH) |

sumber: metrotvnews.com

Posted with WordPress for BlackBerry.

share on facebook

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s