Terlalu

“Anjing,,,,,,, bangsat,,,,,,,,” begitulah kata temanku.

Kenapa?, tanyaku.

“Yah, istri gw memukul gw lagi. Kali ini di bagian mata. Dulu dia tendang kemaluanku skr mata kananku. Bukanyanya gw kalah tapi memang gw biarin, gw biarin biar jadi istri durhaka!”

Dia diam sejenak kemudian melanjutkan secara emosional. “Heran gw, setiap kali ribut selalu main kasar dan bini gw selalu mengancam daerah2 yg mematikan. Yah, buat dia gw emang dianggap musuh yang harus dimatiin.”

Aku bilang: Ya sudah, berdoa saja, semoga dia mendapat ampunan dan hidayah, dosa manusia ditanggung sendiri-sendiri. Biarkan ia memikul dosanya sendiri

Katanya lagi: Istri duhaka dia !

Posted with WordPress for BlackBerry.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s