8 Tips Menghadapi Pemerasan Polisi

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Sisno Adiwinoto meminta Masyarakat untuk hati-hati dan mewaspadai adanya oknum Polisi yang menjebak warga dengan cara menaruh narkoba di dalam mobil.

Warga yang menjadi korban pemerasan oknum Polisi harus berani melapor ke Unit / Bidang / Divisi Profesi Dan Pengamanan (Propam) kantor Polisi terdekat. Dengan demikian, pelakunya dapat dengan cepat diproses baik secara pidana maupun tindakan pelanggaran etika.

“Anda harus berani mengatakan bahwa barang terlarang itu bukan milik anda dan jangan mau jika diminta untuk memegang atau menyentuh barang itu. Bila p erlu, warga yang menjadi korban penjebakan itu minta agar dilakukan Tes Sidik Jari agar dapat dibuktikan siapa saja yang pernah memegang barang terlarang tersebut.

Untuk memasukkan barang haram itu ke dalam mobil atau kamar hotel, biasanya oknum tersebut bekerjasama dengan petugas hotel atau juru parkir (valet service). Kalau anda digrebek Polisi dengan tujuan akan diperas, maka tanyakan Surat Perintahnya dan laporkan.

Sisno kini sedang gencar mengadakan pembersihan terhadap Polisi nakal, Polisi adalah milik rakyat, sehingga andapun wajib membersihkannya dari segala yang mengotorinya, katanya.

Tips menghadapi Polisi pemeras:
1. Katakan barang narkoba itu bukan milik anda.
2. Jangan sekali-kali mau disuruh memegang atau menyentuh barang, yang berd ekatan atau tempat narkoba itu berada, seperti tas atau koper.
3. Tanyakan surat perintah penggerebekan dari petugas tersebut? Dan Tanyakan Identitas lengkap petugas tersebut, kartu identitas dan pangkatnya.
4. Minta agar barang tidak disentuh untuk kemudian minta dibuktikan melalui Cek sidik jari, yakni sidik jari siapa yang melekat pada barang tersebut.
5. Kalo Polisi mau periksa tubuh kita, suruh buka dulu telapak tangannya.
6. Turuti jika diancam akan dibawa ke kantor Polisi.
7. Jangan berikan uang sedikitpun.
8. Laporkan ke petugas Propam agar kasusnya cepat terungkap.

Forwarded email

2 comments

  1. Memang di dunia telah di cukupkan oleh Allah pangkat,rumah,mobil ,gaji.dan hidup enak ketimbang pemulung, petani, buruh, yang gak punya dwit buat masuk kerja,dan penganguran. Tapi setelah mati nanti sampai keturunanya insaallah akan menderita setelah Bapak dan Ibu meningalkan dunia ini(sepeti: anak – anak anda semua). Dan tinggal di akhirat nanti Bapak /ibu menempuh keabadian sengsara dan siksa pedih terkutuk kau pemakan uang rakyat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s