Pekan Kondom Nasional

Saya kok ora dong babar blas alias ora mudheng maksud pemerintah ini. Katanya negara muslim terbesar di dunia, banyak pemimpin yang muslim, lha kok promosi kondom buat cegah Aids. Astaghfirullah…..

JAKARTA–Pemerintah Indonesia meresmikan Pekan Kondom Nasional (PKN) 2009. Kegiatan tersebut diharapkan dapat mendukung program penanggulangan HIV dan AIDS untuk mencegah penyebaran virus HIV di Indonesia. Peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan bersama antara Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Nasional, Departemen Kesehatan RI, Badan Koordinasi Keluarga Berencana (BKKBN), dan sejumlah produsen kondom.

Kegiatan yang juga digelar bersamaan dengan Seminar Nasional AIDS itu dilakukan di Ruang Auditorium Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jakarta, Senin (30/11). 

Pembukaan PKN 2009 dilakukan oleh Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra), Agung Laksono. Sedangkan yang tampil sebagai pembicara dalam seminar tersebut diantaranya Sekretaris KPA Nasional, Nafsiah Mboi, dan Plt Deputi Bidang KB dan Kesehatan Reproduksi BKKBN Pusat, Nelly Nangoy.

Panitia PKN 2009, Todd Callahan, yang juga Country Director DKT Indonesia, menjelaskan, penyelenggaraan PKN merupakan kegiatan yang dilakukan setiap tahun sejak 2007. Tujuannya, terang dia, untuk mengedukasi masyarakat mengenai manfaat kondom bagi kesehatan pribadi maupun pasangan guna mencegah penyakit infeksi menular (IMS).

“Penggunaan kondom merupakan cara termurah dan termudah mencegah penyakit infeksi menular seksual (IMS), termasuk HIV,”kata Todd.

Sekretaris KPA Nasional, Nafsiah Mboi, mengatakan, penyebaran virus HIV saat ini telah memasuki lingkungan keluarga. Salah satu indikasinya, masuknya ibu rumah tangga ke dalam kelompok yang rentan tertular virus HIV. Penularan virus itu berasal dari suaminya yang menggunakan narkoba suntik, dan atau berhubungan sekes berisiko tanpa menggunakan kondom.

Berdasarkan data Departemen Kesehatan, hingga September 2009, total kasus AIDS yang dilaporkan mencapai 18.442 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 13.654 pria, 4701 perempuan, dan 87 lainnya tidak diketahui.

Data pada 2009 itu menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan 2008, terutama untuk perempuan. Hingga Maret 2008, total kasus AIDS mencapai 11.868 kasus, yang terdiri dari 9.337 pria, 2.466 perempuan, dan 65 tidak diketahui. ”Namun kasus HIV dan AIDS merupakan fenomena gunung es,” tandas Nafsiah.

Sementara itu, dalam PKN 2009 yang digelar mulai 30 November – 7 Desember 2009, akan diisi dengan kegiatan pembagian materi KIE (komunikasi, informasi, dan edukasi) di kampus-kampus dan tempat hiburan. Dalam materi tersebut dijelaskan mengenai manfaat penggunaan kondom laki-laki dan perempuan pada kegiatan seksual berisiko untuk mencegah IMS, termasuk HIV. lis/rin. republikaonline

2 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s