Secarik Doa

Sambil babysitting dan keep guarding her saya iseng-iseng blogwalking wordpress, terus sampai pada sebuah puisi yang menurut saya bagus banget.

Secarik Doaku Pada Tuhan

aku tak tahu lagi
berapa banyak khilaf yang aku lakukan
betapa banyak dosa yang aku kerjakan
sejak mendekati akan sesuatu yang Engkau larang
sampai kepada meninggalkan yang Engkau perintahkan

aku sudah tak tahu lagi
berapa rezeki yang aku dapatkan
betapa banyak orang miskin yang aku terlantarkan

aku sudah tak mampu menghitung lagi
berapa banyak aku melakukan sesuatu yang sia-sia
betapa banyak aku menggunakan waktu yang tak ada
gunanya
sejak membuka mata memulai aktivitas dunia
sampai kembali ke tempat tidur mengistirahatkan tubuh
yang bekerja tak kenal lelah

Ya Rabbi,
Engkau perintahkan agar manusia berbuat kebajikan
tanpa banyak mengharap balasan
tetapi aku berbaut demi imbalan

Engkau ciptakan surga buat kekasih-Mu
tetapi aku berusaha meraihnya tanpa peduli pada-Mu
ampuni dosaku

Ya Aziz,
Engkaulah Dzat Yang Maha Perkasa
Ya Ghafuur,
Engkaulah Dzat Yang Maha Pengampun
Ya Affuw,
Engkaulah Dzat Yang Maha Pemaaf segala kesalahan

ampuni dosa, khilaf, dan salahku semuanya
ampuni dosa, khilaf, dan salah saudaraku sedunia
ampuni dosa, khilaf, dan salah orang tuaku tercinta
yang melahirkan, membesarkan, mengasihi, dan menyayangi
sejak kecil hingga dewasa
Rabbi,
tak sesuatu pun yang mampu menolongku
kecuali kasih sayang-Mu semata

hanya ampunan-Mu yang aku harapkan
hanya maaf-Mu yang aku nantikan
hanya ridho-Mu yang akan membuat kuterselamatkan

Yaa Hayyu, Yaa Qayyuum,
aku hanyalah sebutir pasir di padang tak berbatas
setitik air di samudra yang luas

tak mampu aku hidup sendiri tanpa Engkau
disisiku
tak akan sanggup aku hidup sendiri tanpa
bersama-Mu

Wahai Dzat Yang Maha Hidup
Yang Maha Berdiri Sendiri,
….laa ilaaha illaa anta….

credit to: degoblog.wordpress.com 

Halaman Muka Klik di sini

4 comments

  1. besar jempolku ternyata terbatas besarnya. mungkin bila disatukan. ambillah jempol aku. bojoku. putra2ku dan cucuku hanya untuk tanda bahwa kata-kata yang kau rangkai pantas mendapatkan acungan jempol sebanyak dan sebesar itu. Bagus….bagus….bagus

  2. amin, semoga Tuhan memakbulkan doa kita bersama itu🙂
    terima kasih sudah ikut berpartisipasi menyebarluaskan puisi tersebut.
    salam hangat

    jwb: amin. makasih ijin copy-paste-nya. salam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s