Baik Tapi Bohong

Pada suatu hari ada seorang anak laki-laki, sebut saja namanya Fulan. Dia adalah anak seorang nelayan miskin.

Pada suatu malam, ketika dia gendak pulang kerumah, dia melihat seorang lelaki tua. Lelaki tua itu berbaring di pinggir jalan dalam keadaan sakit parah.  Anak lelaki itu adalah anak yang berbudi dan baik hati. Dia menolong lelaki tua itu dan membawanya ke rumah sakit terdekat.

Orang tua itu berterima kasih kepada Fulan dan menanyakan nama dan alamatnya. Fulan malu untuk mengakui bahwa ayahnya adalah seorang nelayan miskin, lalu dia berkata, “Nama saya Mustofa dan ayah saya adalah seorang guru”.

Ternyata orang tua tersebut adalah seorang yang kaya. Beberapa hari kemudian orang tua tersebut meninggal dunia di rumah sakit dan meninggalkan semua uang dan harta miliknya untuk “Mustofa, seorang anak guru setempat yang menolong saya saat saya memerlukan.”

Apakah si Fulan akan menerima warisan tersebut? Mengapa? Apa komentar Anda?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s