Ibu | Begitu indah

Kata ‘ibu’ begitu indah bagi para perindu Ilahi. Kata bertuah bagi mereka yang memiliki hati. Ibu adalah sosok manusia kuat nan tangguh. Walau derita dan maut datang merapat, tak pernah ibu mau menggugat.

Selama sembilan bulan, ibu tampil sebagai penjaga paling perkasa. Saat sang bayi lahir, apakah bayi tadi mengalami de javu, mendengar detak jantung, semburat alam rahim terulang kembali. Oh ibu, sungguh di kakimu ada surga. Di hatimu ada cahaya dan dalam setiap desah nafasmu yang kudengar hanyalah cinta.


Ketika Allah menyebut dirinya Ar Rahim maka hanya ibu yang memperoleh nama itu. Seakan-akan, siapa saja manusia yang menghinakan wanita, sesungguhnya ia telah melukai Allah Ar Rahim. Siapa saja anak yang menggoreskan luka di hati ibunya, walau hanya berkata ”ah”, niscaya pintu-pintu neraka bergetar haus rindu melahapnya.

Suatu ketika, seorang pemuda bernama Thalhah As Sulami datang menghadap Rasulullah SAW. Dia berkata, ”Ya Rasulullah, sesungguhnya aku ingin sekali ikut berjihad di jalan Allah.” Rasul bertanya, ”Apakah ibumu masih hidup?” Jawabnya, ”Ya, beliau masih hidup.” Kemudian, Rasulullah bersabda, ”Bersimpuhlah kamu di kakinya. Di sana, tempat surga berada.”

Ketika seseorang bertanya kepada Rasulullah tentang siapakah orang yang paling berhak dimuliakan dan dilayani, Rasulullah menjawab tiga kali, ”Ibumu… Ibumu… Ibumu.”

Bersimpuhlah di kaki kedua orang tuamu. Tatap mata hatinya dan bisikkan dendang harapan merajut restu. Jangankan ucapannya, getaran hatinya saja adalah doa.

Ketika di hadapan orang tuamu jadilah ‘penghibur sejati’, karena kalbu keduanya bisa menjadikan anak-anaknya ahli surga atau neraka. Hidup menjulang atau menjadi pecundang. Dengarkanlah, betapa Allah telah berfirman, ”Dan, ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. Dan, rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kasih sayang.” (17: 23-24).

Seandainya kita berjalan kaki sambil menggendong ibu, kemudian mendaki dari lembah paling dalam menuju puncak gunung menjulang, sungguh takkan pernah akan mampu mengembalikan darah dan air susu ibu yang telah tumpah. Maka, dengan rasa haru, ukirlah di hati sebuah kata paling indah, Ibu!

Berbahagialah bila orang tua memanggil atau menyuruh kita mengerjakan sesuatu. Karena sesungguhnya, mereka sedang membuka pintu-pintu keberkahan Ilahi yang akan dikucurkan dari arah yang tak terduga.

Oleh H Toto Tasmara – Republika Online

deltapapa: Mohon doa dan Al-Fatihah untuk almarhumah Ibu Saya. Terima kasih

19 comments

  1. ibu,,,engkau adalah satu-satunya hadiah terindah yang ada di hidupku…kasih sayang mu tak akan pernah terbalaskan,,,,,terimaksaih ibu…..aku sayang ibu…….

  2. ibu itu adalah pelita saat kegelapan menyambut kita
    ibu itu adalah tongkat saat kita terjatuh N tak berdaya
    ibu itu adalah malaykat saat kita sendiri
    ibu , mksih atas smua kasih sayang mu , cinta mu yang begitu besar hingga Q tmbuh mnjadi orang yang berguna ,,
    Lov iiu mom ,

  3. sayanggi lah orang tuamu selagi mereka masih ada e]bersamamu,
    karna kehilangan itu sungguh sangat menyakit kan rasa nya.
    gk ada obat yang bisa menyembuh kan nya,,
    hanya ketaqwaan saja,,,,
    ggk ada manusia yang benar2 ikhlas menerima kehilangan.
    maka bahagia kan lah ia sebisa mungkin.

  4. ibu adalah segalanya…………. sayangilah ibumu… melebihi engkau menyayangi dirimu…………………………………………………..

  5. ibu begitu banyak pengorbanan yang kau berikan terhadap rina . . .
    begitu besar jasa jasa yang ibu berikan terhadap rina . . .
    rina janji akan membalas semua jasa jasa yang telah ibu berikan tapi semua hanya bisa rina balas dengan DOA….🙂🙂

    I LOVE U MOM

  6. I like your composition,,,,
    smua yank u tlis untuk k-2 ortu u,,,
    m’bwt aq t’ingt kmbli akn ap yank udah aq lkuin ma ortu aq,,
    “I beloved My Parents”
    may be I just can speak to u,,,
    “Your amazing for me”,,,
    tlislah spnjang mn u dpat mnlis smwa prasa’n u ttg k-2 ortu u,,,
    “Mom N Dad,,”
    We love you,,,,,,,

  7. org tua saya tinggal ibu,dialah yang akan kami jaga sebaik-baiknya….

    jwb: amien, seharusny memanmg begitu. Beruntung Uty masih ada Ibu, banyak temen-2 kita di luar sana yang tidak mempunyai ibu lagi ….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s