Rejeki Itu Dari Allah

Jangan ngoyo mencari rejeki. Rejeki itu datangnya dari Allah Yang Maha Memberi Rejeki. Jika saat ini sudah berlimpah, bersyukur. Jika saat itu sudah cukup, bersyukur, dan jika saat ini masih kurangpun bersyukur.

Berikut ini Saya posting (buat saya sendiri terutama) rahasia agak kita selalu diberi rejeki dan dicukupkan rejekinya oleh Allah. Pastinya posting ini sudah di-upload banyak orang di dunia maya.


RAHASIA PERTAMA

“Pertama. Jangan lupakan orang tuamu, khususnya ibumu. Karena ibu adalah orang yang melahirkan kita ke muka bumi ini. Mulai dari mengandung 9 bulan lebih, itu sangat berat. Ibu melahirkan kita dengan susah payah, sakit sekali, nyawa taruhannya. Surga di bawah telapak kaki ibu. Ibu bagaikan pengeran katon (Tuhan yang kelihatan).

Banyak orang sekarang yang salah. Para guru dan kyai dicium tangannya, sementara kepada ibunya tidak pernah. Para guru dan kyai dipuja dan dielukan, diberi sumbangan materi jutaan rupiah, dibuatkan rumah; namun ibunya sendiri di rumah dibiarkan atau diberi materi tapi sedikit sekali. Banyak orang yang memberangkatkan haji guru atau kyainya, padahal ibunya sendiri belum dihajikan. Itu terbalik. Pesan Nabi : Ibumu, ibumu, ibumu… baru kemudian ayahmu dan gurumu. Ridho Allah tergantung pada ridho kedua orang tua. Kumpulkan seribu ulama untuk berdoa. Maka doa ibumu jauh lebih mustajabah.

RAHASIA KEDUA

“Banyaklah memberi. Banyaklah bersedekah. Allah berjanji membalas setiap uang yang kita keluarkan itu dengan berlipat ganda. Sedekah mampu mengalahkan angin. Sedekah bisa mengalahkan besi. Sedekah membersihkan harta dan hati kita. Sedekah melepaskan kita dari marabahaya. Allah mungkin membalas sedekah kita dengan rejeki yang banyak, kesehatan, terhindarkan kita dari bahaya, keluarga yang baik, ilmu, kesempatan, dan lain-lain.

Jangan sepelekan bila ada pengemis datang meminta-minta kepadamu. Karena saat itulah sebenarnya Anda dibukakan pintu rejeki. Beri pengemis itu dengan pemberian yang baik dan sikap yang baik. Kalau punya uang kertas, lebih baik memberinya dengan uang kertas, bukan uang logam. Pilihkan lembar uang kertas yang masih bagus, bukan yang sudah lecek. Pegang dengan dua tangan, lalu ulurkan dengan sikap hormat kalau perlu sambil menunduk (menghormat) . Pengemis yang Anda beri dengan cara seperti itu, akan terketuk hatinya, ‘Belum pernah ada orang yang memberi dan menghargaiku seperti ini.’ Maka terucap atau tidak, dia akan mendoakan Anda dengan kelimpahan rejeki, kesehatan dan kebahagiaan.
Banyak orang yang keliru dengan menolak pengemis yang mendatanginya, bahkan ada pula yang menghardiknya. Perbuatan itu sama saja dengan menutup pintu rejekinya sendiri.

RAHASIA KETIGA

“Allah berjanji memberikan rejeki kepada kita dari jalan yang tidak disangka-sangka, ” begitu beliau mengawali penjelasannya untuk rahasia ketiganya. “Tapi sedikit orang yang tahu, bagaimana caranya supaya itu cepat terjadi? Kebanyakan orang hanya menunggu. Padahal itu ada jalannya.”

“Benar di Al Quran ada satu ayat yang kira-kira artinya : Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya diadakan-Nya jalan keluar baginya dan memberinya rejeki dari jalan/pintu yang tidak diduga-duga” , saya menimpali (QS Ath Thalaq 2-3).

“Nah, ingin tahu caranya bagaimana agar kita mendapatkan rejeki yang tidak diduga-duga? ,” “Ya, bagaimana caranya?”. Saya pikir cukup dengan bertaqwa, menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, maka Allah akan mengirim rejeki itu datang untuk kita.

  • “Banyaklah menolong orang. Kalau ada orang yang butuh pertolongan, kalau ketemu orang yang kesulitan, langsung Anda bantu!” “Saat seperti itulah, Anda menjadi rejeki yang tidak disangka-sangka bagi orang itu. Maka tentu balasannya adalah Allah akan memberikan kepadamu rejeki yang tidak disangka-sangka pula.”
  • “Ya, walau itu orang kaya, suatu saat dia pun butuh bantuan. Mungkin dompetnya hilang, mungkin ban mobilnya bocor, atau apa saja. Maka jika Anda temui itu dan Anda bisa menolongnya, segera bantulah.”
  • “Walau itu orang yang berpura-pura? Sekarang kan banyak orang jalan kaki, datang ke rumah kita, pura-pura minta sumbangan rumah ibadah, atau pura-pura belum makan, tapi ternyata cuma bohongan. Sumbangan yang katanya untuk rumah ibadah, sebenarnya dia makan sendiri,” .”Ya walau orang itu cuma berpura-pura seperti itu,” “Kalau Anda tanya, sebenarnya dia pun tidak suka melakukan kebohongan itu. Dia itu sudah frustasi karena tidak bisa bekerja atau tidak punya pekerjaan yang benar. Dia itu butuh makan, namun sudah buntu pikirannya. Akhirnya itulah yang bisa dia lakukan. Soal itu nanti, serahkan pada Allah. Allah yang menghakimi perbuatannya, dan Allah yang membalas niat dan pemberian Anda.”

RAHASIA KEEMPAT

“Jangan mempermainkan wanita”. “Maksudnya begini. Anda kan punya istri, atau suami. Itu adalah pasangan hidup Anda, baik di saat susah maupun senang. Ketika Anda pergi meninggalkan rumah untuk mencari nafkah, dia di rumah menunggu dan berdoa untuk keselamatan dan kesuksesan Anda. Dia ikut besama Anda di kala Anda susah, penghasilan yang pas-pasan, makan dan pakaian seadanya, dia mendampingi Anda dan mendukung segala usaha Anda untuk berhasil.”

“Banyak orang yang kemudian ketika sukses, uangnya banyak, punya jabatan, lalu menikah lagi… Atau mulai bermain wanita (atau bermain pria, bagi yang perempuan). Baik menikah lagi secara terang-terangan, apalagi diam-diam, itu menyakiti hati pasangan hidup Anda. Ingat, pasangan hidup yang dulu mendampingi Anda di kala susah, mendukung dan berdoa untuk kesuksesan Anda. Namun ketika Anda mendapatkan sukses itu, Anda meninggalkannya. Atau Anda menduakannya. ”

“Banyak orang yang lupa hal itu. Begitu sudah jadi orang besar, uangnya banyak, lalu cari istri lagi. Menikah lagi. Rumah tangganya jadi kacau. Ketika merasa ditinggalkan, pasangan hidupnya menjadi tidak rela. Akhirnya uangnya habis untuk biaya sana-sini. Banyak orang yang jatuh karena hal seperti ini. Dia lupa bahwa pasangan hidupnya itu sebenarnya ikut punya andil dalam kesuksesan dirinya.

sumber: modifikasi dari fowarded email by Ninta

12 comments

  1. Rejeki jodoh mati dan langkah hari esuk adalah hanya alloh yg tau
    Hanya kita sebagai manusia wajib berusaha untuk mendapatkan rejeki,jodoh dan hari esuk yg baik.Rejeki adalah hal pertama tama yg kita dahulukan,krn hidup perlu makan,dan jalan mendapatkan rejeki perlu penggodokan biar matang atau dewasa karena di dalam ayat alquran alloh tuhan yg benar lagi lurus mengatakan sebaiknya di lihat dari mana asal usul makanannya ,artinya bahwa
    benar bahwa hidup di dunia ini main main dan sendau gurau.Karena itu bagi kita semua yg bekerja dengan menggunakan fisik seutuhnya atau bekerja dengan ilmu akademis harus saling take and give bila sekiranya ada perbedaan harus di samakan ,dan jangan sampai ada perbedaan antara orang yg berilmu dengan orang yg tidak berilmu sesuai aturan main baik umum maupun khusus,ok?

  2. REJEKI ITU DARI ALLAH TUHAN BAPAK DISURGA ?????
    APA DARI ALLOH SUBKAHNALLOHU WATAALA.

    SEMOGA TEMAN-2 KITA YANG MUSLIM DAN MUSLIMAH
    MENGERTI APA PERBEDAAN ALLAH DENGAN ALLOH

    TERIMAKASIH DAN MOHON MAAF SEBELUMNYA

  3. Rezeki manusia sdh ditanggung oleh ALLAH AZA WAZALLA. Namun sbg insan yang beriman, kita hrslah senantiasa utk selalu mau berusaha. Ikhlas, sabar, gigih, dan tawakkal, adalah kunci untuk mencari rezeki. Kadangkala manusia suka mengidentikkan rezeki dengan uang dan harta serta jabatan, padahal rezeki dari ALLAH SWT yang paling luar biasa adalah, kita masih diberi kesempatan untuk selalu bisa beribadah dan mengagungkan namanya. Carilah keberkahan rezeki dengan senantiasa pada jalan yang di-Ridhoi-NYA dan mensyukuri pemberian-NYA, walau hanya sedikit. Indahnya hidup ini, tenangnya hati ini, karena senantiasa mensyukuri setiap pemberian-NYA. Halal + sedikit + rasa syukur = nikmat. HAlal + banyak + rasa syukur = nikmat. ALHAMDULILLAHIROBBIL’ALAMIIN.

  4. 1. ibu yang seperti apa dl mas?kalu ibu yg meninggalkan kita dg mencari pengganti ayah contohnya?
    2.setuju baet untuk yg no 2
    3.kalu yg kita tolong malah mengharap kita untuk membantunya terus gmn(jg ngarep gt)
    4.nah yg ke 4 ni ni perlu dipelajari yg buat sendiri hehe….

    jwb: tidak peduli itu siapa, ibu yang bagaimana, ayah yang bagaimana. tidak peduli juga akan niat mereka yang penting kita ikhlas memberi. itu pintu rejeki. kalo kita masih punya dendam, sakit hati artinya kita juga menutup rejeki kita sendiri. itu menurut saya lho !

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s