Anak Anda Demam?

Pengobatan Alternatif Untuk Demam

Anak-anak, terutama yang aktif, rentan terhadap serangan penyakit demam/panas. Seperti biasanya, kita akan memberikan obat buatan pabrik [kimiawi] yang dijual bebas di toko obat/apotek atau yang diresepkan oleh dokter untuk menurunkan panas mereka. Pada kesempatan kali ini, MitraNet menurunkan sebuah artikel tentang pengobatan alternatif untuk demam atau panas pada anak-anak. Pengobatan alternatif ini didasarkan pada jenis demam/panas itu sendiri, dan bisa diberikan kepada penderita sebagai ramuan tambahan/pendamping obat yang diresepkan dokter.

Panas Biasa

Untuk panas biasa, terdapat 3 (tiga) ramuan obat alternatif yang bisa digunakan:

Ramuan I:
Satu buah jeruk nipis diperas airnya, bawang merah dicuci lalu diparut dengan parutan yang dilapisi daun pisang. Kemudian perasan jeruk nipis dan parutan bawang merah tersebut dicampur dan ditambahkan garam sedikit dan minyak kelapa buatan.

Ramuan II:
Daun kembang sepatu secukupnya dilumatkan lalu ditambah air sedikit, kemudian dilumurkan ke seluruh tubuh.

Ramuan III:
Bawang merah secukupnya, dibersihkan lalu dilumatkan, kemudian dilumurkan ke seluruh tubuh, terutama dahi, ubun-ubun, leher dan ketiak.

Catatan:

  • Segera berikan ramuan penurun panas, walaupun penyakitnya belum diketahui. Setelah 3 hari masih panas, bahkan disertai dengan gejala lain, maka segeralah bawa ke dokter atau balai pengobatan terdekat.
  • Jangan menggunakan pakaian atau selimut tebal.
  • Usahakan kamar tidak pengap, panas, dan buka jendelanya.
  • Kompres badan si sakit dengan ramuan diatas atau air dingin terutama pada ketiak, kepala, perut dan lipat paha.
  • Makan dan minum yang banyak, serta tetap berikan ASI untuk bayi.
  • Walaupun minum obat dokter, tetap boleh meminum ramuan tersebut di atas.

Panas Malaria

Panas Malaria selalu disertai dengan gejala panas mengigil, keringat dingin, nyeri otot, pucat, lesu, dan sakit kepala. Ramuan obat alternatifnya adalah sebagai berikut:

Satu buah jeruk nipis dibelah, ½ pelepah daun pepaya, satu jari kencur dimemarkan. Lalu ketiganya direbus dengan tiga gelas air. Bila perlu ditambah gula batu secukupnya, dan biarkan hingga airnya tinggal ½ gelas. Lalu diminum 3X sehari ½ gelas selama satu minggu.

Catatan :

  • Untuk anak dengan panas tinggi, mula-mula harus diturunkan panasnya. Berikan kompres atau ramuan penurun panas yang lain juga.
  • Jangan diselimuti atau memakai pakaian tebal.
  • Apabila menggigil dan terasa dingin, anak didekap atau dibungkus selimut, lepas kembali bila keadaan sudah normal.
  • Berikan makan dan minum yang banyak untuk mempercepat dan pemulihan kesehatan tubuh.

Panas Campak

Panas Campak/gabagen diikuti dengan gejala panas tinggi, anak rewel, lemah, batuk-batuk, mata merah, bintik-bintik merah di kulit. Untuk ramuan obat alternatifnya ada 2 (dua) macam, yaitu:

Ramuan I:
Daun cocor bebek secukupnya lalu dipipis halus, ditambah air sedikit. Kemudian ditempelkan pada ubun-ubun anak, agar panasnya turun.

Ramuan II:
3 jari kunyit/kunir diparut, ditambah air matang sedikit, lalu disaring sampai didapat ½ cangkir sari kunyit/kunir. Kemudian ditambah 1 butir kuning telur ayam kampung/Jawa dan 2 sendok teh madu, lalu diaduk. Minumkan sehari sekali dan ampasnya dibalurkan pada kulit yang ada bercak/bintik merahnya.

Catatan :

  • Bila panasnya badannya sangat tinggi dan disertai sukar buang air kecil, berilah minum air kelapa hijau yang muda, disamping diberi juga kompres penurun panas.
  • Beri juga ramuan obat penurun panas.
  • Anak diberi imunisasi campak sebelum umur 1 tahun (9-11 bulan), agar anak terlindung dari serangan penyakit campak.
  • Anak tidak perlu dimandikan selama masih panas, hanya dibersihkan dengan lap/handuk basah (air suam kuku).
  • Makanan diberikan seperti biasa, yaitu makanan yang bergizi dan lunak sesuai umur anak. Anak yang menyusu tetap disusui.
  • Apabila ada tanda-tanda anak terserang campak yang disertai batuk-batuk, segera dibawa ke dokter atau balai pengobatan terdekat.
  • Anak yang sehat harus dipisahkan dengan penderita campak

Sumber: balita-anda.com

One comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s