Keterlaluan

Tiba-tiba teman saya datang lagi ke rumah saya. Tanpa “assalamu’alakum” dia langsung saja menumpahkan amarahnya.

Keterlaluan!!!!! Segitu banyak orang di rumah, begitu banyak manusia. Tak ada seorangpun yang bisa “jalan” membelikan obat untuk anak gue. Keterlaluan!!!!!!!!!!.

Obat sudah jelas namanya, apotik jelas, dekat pula, duit ada, masak harus nunggu gue pulang kerja. Jangankan membawa ke dokter, beli obat aja susah.

Rupanya itulah timbal balik untuk gue selama ini. Ternyata semua yang gue lakukan untuk mereka tidak ada bekasnya sama sekali. Mulai sekarang semuanya akan gue lawan, kalau perlu dengan kekerasan sekalipun. Sudah kepalang basah !!!!!!

Sabar, kata saya melunakkan amarahnya. Ya, sabar, sesuatu yang gampang diucapkan tapi amat sangat sulit untuk dilakukan.

One comment

  1. Kata bang haji Rhoma : terlaluuu…. Emosi seseorang mestinya bisa dikendalikan dengan kesabarannya, tp di saat marah hal itu terjadi sebaliknya. Maka, perlu peran seorang teman untuk meredakan kemarahan itu dengan mengingatkan supaya SABAR.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s