Ramadhan Bulan Prestasi

kubik

photo: kubik

Oleh : Jamil Azzaini

Bulan Ramadahan tidaklah edentik dengan ngantuk, lemes, semangat kerja menurun dan mengurangi beban pekerjaan. Bulan Ramadahan seharusnya lebih banyak aktifitas yang kita lakukan dibandingkan dengan bulan yang lain. Sebab, di bulan ini aktifitas yang kita lakukan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT.

Orang yang memiliki sikap produkif adalah orang yang selalu menyibukkan diri dengan aktifitas-aktifitas yang mengandung energi positif (epos). Begitu selesai satu aktifitas dia akan segera mengerjakan aktifitas lainnya. Begitu seterusnya.

Aktivitas tidak selalu identik dengan bekerja. Bermain dengan anak, membersihkan rumah juga merupakan aktivitas yang mengandung epos. Jangan biarkan anda menganggur. Buatlah aktifitas harian yang terencana dan menantang. Jangan terjebak pada pekerjaan rutin yang akan membuat kemampuan Anda menjadi tumpul.

Bangunlah pagi-pagi, nikmati lingkungan rumah Anda dan dengarlah kicau burung. Betapa sibuknya mereka. Semua berkicau, bergerak, terbang ke sana kemari. Semua menandai kehidupan pagi sudah dimulai. Maka sibukkanlah diri Anda. Jangan bermalas-malasan, karena Anda harus malu pada burung yang tidak memiliki banyak kelebihan dibandingkan anda.

Contohlah janda tua yang setiap hari keliling komplek perumahan tempat saya tinggal, berjualan telur asin dan ”jajanan” pagi. Dia berjalan menggendong barang dagangannya berkilometer jauhnya. Setiap pagi ketika saya mendengar nenek tua itu berteriak menjajakan dagangannya, saya jadi malu pada diri sendiri, terutama jika saya tidak segera bekerja.

Jadikalanlah selalu hari ini adalah hari terbaik. Kejayaan kemarin telah berlalu. Masa depan belum tentu kita jalani. Jadi, lakukan yang terbaik hari ini. Jangan tunda-tunda pekerjaan, karena pada hakekatnya itu hanya menumpuk pekerjaan. Dikemudian hari kita harus mengerjakan pekerjaan-pekerjaan itu. Bila hari ini Anda mampu kerjakan mengapa harus menunggu esok? Jangan sia-siakan hari ini, karena hari ini tidak pernah akan kembali dalam hidup kita.

Coba catat nama-nama besar orang sukses di dunia, sejak jaman Nabi Adam. Adakah di antara mereka orang yang dalam hidupnya hanya berpangku tangan? Pasti tidak ada. Mereka yang dicatat sejarah dan dikenang anak cucu pastilah para pekerja keras.

Untuk menemukan Amerika, Christopher Colombus harus menyeberangi ribuan mil lautan. Untuk menemukan bola lampu, Thomas Alfa Edison harus melakukan percobaan ribuan kali. Untuk membangun peradaban, para nabi harus menghadapi musuh-musuhnya dengan bertaruh nyawa sekalipun. Nyata, bahwa tak ada penghidupan yang lebih baik tanpa tetesan keringat

Ramadahan bulan prestasi. Bukan hanya mengaji dan ibadah ritual yang dilipatgandakan balasannya oleh Sang Maha Kuasa. Bekerja, berkarya, berlomba dalam segala kebaikan juga akan dilipatgandakan balasannya. Tetesan keringat tak boleh berhenti di bulan Ramadahan. Jemput keberkahan Ramadahan dengan aksi…aksi…dan aksi…

sumber: Jamil Azzaini

One comment

  1. terima kasih sharing info/ilmunya…
    saya membuat tulisan tentang “Benarkah Kita Hamba Allah?”
    silakan berkunjung ke:

    http://achmadfaisol.blogspot.com/2008/09/benarkah-kita-hamba-allah-1-of-2.html
    (link di atas adalah tulisan ke-1 dr 2 buah link benarkah kita hamba Allah?)

    Apakah Allah juga mengakui bahwa kita adalah hamba-Nya?

    semoga Allah menyatukan dan melembutkan hati semua umat Islam, amin…

    salam,
    achmad faisol
    http://achmadfaisol.blogspot.com/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s