Humor Dewasa

Dua orang ibu rumah tangga sedang asik membicarakan tentang KEHEBATAN suami mereka di atas ranjang:

Ibu 1: “Suamiku hebat banget lho jeng,dia itu bisa main di atas ranjang selama 3 MALAM 3 JAM…wah..,sampe capek aku!”
Ibu 2: “Aahh… itu sich belum seberapa jeng, biarpun suamiku buta tapi dia bisa main selama 7 MALAM 7 DETIK lho! ”
Ibu 1: “ah,Yang bener bu?”
Ibu 2: “Iya,benerrr…dia nyari lobangnya 7 malam,tapi mainnya cuma 7 detik…”
Ibu 1: “hah…!!!!!”

==========

Dua orang sahabat, Ali dan Hasan bertemu di bar.
Ali : Saya kemarin mengadakan eksperimen yang menarik. Hasilnya luar biasa.
Hasan: Oh ya ? Apa itu ?
Ali : Kamukan tahu istri saya pelari cepat. Kemarin sewaktu kami mengadakan hubungan suami istri, diam-diam saya mengambil pistol dan menembakkannya. Mendengar suara pistol tersebut, istri saya langsung “berpacu ” dengan cepat. Hasilnya benar-benar luar biasa. Kamu boleh
mencobanya.
Hasanpun berpikir untuk mencobanya nanti. Besoknya mereka bertemu kembali di bar yang sama. Ali membuka pembicaraan.

Ali : Bagaimana ? Apakah kamu mencobanya ?
Hasan : Ya (dengan wajah sedih).
Ali : Lalu bagaimana hasilnya. Kenapa kamu kelihatan sedih ?
Hasan : Sewaktu saya pulang kemarin, ternyata istri saya sudah siap dan menunggu di ranjang. Mengikuti saran kamu, diam-diam saya ambil pistol dan menembakkannya. Mendengar suara pistol, istri saya langsung pingsan dan dari lemari pakaian seorang pria telanjang keluar sambil
mengangkat tangan.

==========

Hendrix menemui dokter spesialis kelamin. Katanya, “Dok, saya punya masalah, tapi Dokter harus janji dulu untuk tidak tertawa nanti yah?” “Tenang. Saya janji tidak akan tertawa. Itu melanggar sumpah kedokteranku,” jawab dokter bersahaja.

Hendrix langsung menurunkan celananya, burungnya ternyata kecil sekali, mungkin diameternya hanya sebesar pensil steadler 2B. Melihat barang yang hanya seadanya, dokter tak kuat menahan tawanya, dia tertawa terpingkal-pingkal, sampai berguling-guling dilantai. Kira-kira lima menit, baru dia dapat mengendalikan emosinya. “Maaf Mas. Hhh.. hh.. Saya kelepasan. Saya janji tidak akan tertawa lagi.

“Nah, sekarang masalah Saudara apa?” kata dokter, berjuang keras menyembunyikan sisa tawanya. Hendrix ngomong dengan nada sedih : “Burung saya sudah tiga hari bengkak begini…. ”

==========

One comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s