Saat terakhir bersama Ayah

Pada suatu ketika, di rumah sakit, tubuhmu terkulai lemah. Terlihat air mata menitik di sudut matamu saat aku datang dan mencium tanganmu. Kuusapkan tanganku ke keningnya yang berkerut dimakan usia. Nafasmu terasa berat.

Ku tatap sekujur tubuhmu. Aku merasakan gejolak asing yang belum pernah aku rasakan. Terharu, pilu, sedih dan khawatir. Aku menyangkal suara hati kecilku yang mengatakan
”Ayah akan segera menghadap Sang Pencipta”

Ayah, Tak akan kubiarkan engkau menangis
Aku terus menemanimu dengan doa
Jarak yang memisahkan kita
Tak sejengkalpun menghentikan langkahku untuk mendoakanmu

Ayah, aku merindukanmu

Advertisements

5 comments

  1. Yah andai Q bza mngulang wktu. Q gk mu dia pergi n akhirx ibuku menyusul krn skit stlah dtinggal Ayah… Kni Q bner2 sbtang kara. Gk d lg t4 u/ Q mengadu.

  2. ayah adalah segala buat ima,,,,,
    walaupun kadaang ku kesel tapi aq te2p syang ayh,,,

    jwb: ya kadang memamng begitu tapi seorang ayah pasti mencari yang terbaik buat putrinya.salam kenal ima

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s