Pulang

Malam nanti aku berencana untuk pulang kampung, menjumpai ayahandaku yang terbaring lemah di rumah sakit. Meskipun aku harus pontang-panting, tabrak sana sini untuk mendapatkan “sangu”, itu tidak seberapa dibanding semua kesusahan dan kerepotan beliau mengasuhku hingga aku dewasa.

Jakarta, 4 April 2008

Advertisements

One comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s