You are currently browsing the tag archive for the 'perkembangan bayi' tag.
Menjadi kewajiban bagi saya untuk mengetahui perkembangan seperti apa saja yang akan terjadi terjadi pada putri saya. Hari ini agak senggang browsing lagi. apalagi kalau bukan segala hal yang berhubungan dengan buah hati saya, putri matahari. Saat ini ia memasuki usia perkembangan 7-9 bulan. Tentu saja saya senang bukan main. Tak ada kegembiraan selain bercanda dan bersendau gurau dengan putri saya. Ia sudah mengenali ayah-ibunya dengan baik. Bahkan setiap saya hendak berangkat bekerja ia selalu saja menatap saya, tersenyum gembira, melambai-lambaikan tangan mendekatkan ke wajah saya, hingga kami berpisah setelah mengucapkan “Assalamu’aikum”.
Bayi usia 7- 9 bulan
Pada usia ini, bayi Ibu akan tertarik pada segala hal, termasuk yang tidak boleh dilakukan. Ini menjadi tugas tambahan Ibu untuk menjaganya.
Gak usah pake prolog panjanglah, langsung aja.
Pemberian makan. Karena ketangkasan manual bayi yang meningkat, waktu makan seringkali menjadi permainan. Para bayi mungkin hendak makan dengan tangan atau menyapukan makanan di seluruh alas dada, atau membiarkan makanan meleleh perlahan menuruni dagu mereka.
Adara Kaila Nareswari sekarang sudah berumur 6 bulan lebih 2 minggu. Pengin tahu apa yang terjadi pada bayi usia 6 bulan saya iseng browsing sambil nunggu buka puasa.
Berceloteh. Pada saat ini, rata-rata anak telah mulai berceloteh sepanjang waktu. Walau orang tua mungkin tidak mengetahui banyak apa yang dikatakannya, bayi berumur 6 bulan bisa mengerti beberapa kata, dan mungkin membuat dua suara yang bisa dikenali – mama dan dada -walau keduanya belum mempunyai arti pada anak tersebut.
Kontrol. Beberapa bayi mungkin telah menemukan permainan yang menyenangkan dengan menjatuhkan barang, biasanya sebelum mereka menemukan keasyikan waktu mengambil barang-barang itu. Kegiatan ini biasanya mendatangkan respon dari orangtua, dan memberikan pengalaman awal dari suatu tindakan sebab-akibat untuk bayi, yang menikmati kontrol baru atas lingkungannya ini. Aktivitas tersebut juga mewakili kemajuan dalam perkembangan otot-otot halus pada tangan, yang disini sama dengan perkembangan otot-otot besar untuk daya gerak.
Mata. Pada usia ini, warna mata seorang anak bisa diramalkan. Mata biru akan tetap biru. Mata yang diperkirakan coklat akan berubah menjadi warna seperti warna lumpur.
Gemerincing mainan sangat menarik perhatian bayi. Bayi pun ingin mengguncang mainannya agar bunyi itu terdengar lagi. Kemampuan motoriknya pun terlatih.
Semakin bertambah usia membuat bayi tertarik untuk mengguncang-guncangkan mainannya sendiri. Biarkan bayi menjangkau mainan dan membunyikannya dengan tangannya sendiri. Bayi usia 0 – 8 bulan, juga sekaligus belajar untuk meraih dan memegang suatu benda. Mainan yang bentuk dan berbunyi atau bersuara menarik, akan membuat bayi tertarik untuk memegangnya. Permainan ini akan melatih kemampuan motorik bayi dan kecerdasan bayi.
Berbagai cara membunyikan mainan juga dapat mengasah kemampuan auditif bayi. Bayi akan mencari asal bunyi yang didengarnya, yang akan membantu bayi berjalan untuk memfokuskan perhatiannya.
Permainan sulap ini pastinya akan menjadi permainan yang menyenangkan untuk bayi usia 6 – 9 bulan. Bayi dijamin akan tertawa senang melihat permainan sulap Anda.
Pada usia 6 – 9 bulan, buah hati Anda sudah mulai bisa mengoceh dan dapat diajak berkomunikasi. Dan ia adalah penonton permainan sulap yang paling antusias. Trik sulap untuk bayi ini sangat sederhana, namun pasti akan membuatnya tertawa kegirangan.
Persiapan:
- Pastikan bayi tidak mengantuk atau lapar.
- Pakai mainan kecil dengan ukuran yang tidak mudah tertelan bayi sebagai obyek sulap.
Cara bermain:
- Baringkan atau dudukkan bayi agar bisa melihat mainan di telapak tangan Anda.
- Beri kesempatan bayi melihat, memegangi dan mengeksplorasi mainan tersebut.
- Ambil dengan lembut mainan itu dari tangannya dan letakkan di telapak tangan Anda.
- Tangkupkan kedua tangan Anda dan tunjukkan pada anak tangan Anda yang menangkup mainan.
- Tanyakan pada bayi, “Mainannya mana ya?”
- Saat ekspresi wajahnya bertanya-tanya dan matanya mencari-cari, buka telapak tangan Anda dan tunjukkan mainan itu, “Ini dia!”
- Ulangi permainan menggunakan mainan berbeda. Pasti bayi tak sabar menunggu sesi permainan berikutnya.
- Anda bisa memodifikasikan permainan dengan cara menyembunyikan mainan di belakang tubuh Anda beberapa detik, lalu perlihatkan kembali mainan itu.
Ananda matahari paling seneng mengayuh kaki sendiri kayak orang naik sepeda setiap kali didukung menghadap kedepan. Kata tetangga yang pada ngelihat: “Eh…… adik sudah pengin jalan?” Dalam hati saya bertanya masak iya sih orang baru 6 bulan.
Menurut ayahbunda Permainan mengayuh kaki di udara ini dapat membantu bayi meningkatkan kesadaran pada bagian tubuhnya. Dengan permainan ini dapat meningkatkan kesenangan bayi pada aktivitas fisik. Seiring dengan perkembangan motoriknya, bayi akan mampu untuk mengayuh kedua kakinya sendiri.
Dengan mengayuh, bayi usianya 0-4 bulan, juga mengembangkan kemampuan koordinasi gerakan di kedua kakinya. Hal ini akan bermanfaat sebagai dasar untuk keseimbangan saat latihan berjalan beberapa bulan ke depan. Ayo, terus mengayuh, Nak!
Lagi-lagi saya browsing cari-cari ilmu untuk dri sendiri. kali ini tentang bagaimana menstimulasi bayi.
Anandaku, Adara Kaila Nareswari, sebentar lagi genap berusia 3 bulan. Lucu deh. Udah bisa tertawa, “ngoceh” gak jelas, sebagai respon terhadap candaan padanya saat diajak “bermain”. Sebagai seorang ayah, saya ingin selalu memperhatikan setiap detik perkembangan anak saya. Di sela-sela kesibukan bekerja, saya selalu menyempatkan diri meskipun cuma sebentar tentunya, untuk “mencari ilmu”. Read the rest of this entry »

RSS - Posts
Komentar Terbaik