You are currently browsing the category archive for the 'Info Hamil' category.
Saya punya baby usia 9 bulan pas hari ini. Biasa kadang nangis rewel, “nakal”, dsb. Tapi lepas dari itu semua sesungguhnya saya sedang menikmati hidup bersamanya. Kadang sepulang saya kerja, dia langsung mengangkat tangannya menandakan dia kepengin ikut (digendong) hendak menceritakan bagaimana ia melewati sepanjang hari tadi.
Tanpa pikir panjang langsung saya dukung ia, hilang semua letih dan lelah serta segala kepenatan. Lalu ia saya dudukkan di sebelah saya. Sambil mata beningnya menatap saya seolah dia berkata: ” Berat ya yah?.
Ah, tidak nak, justru semuanya akan menjadi berat kalau kamu tidak ada di samping ayah.
Saya kadang bertanya-tanya dalam hati saat putri saya menangis. Kenapa nak? Mau apa? Ternyata
Read the rest of this entry »
Anda mempunyai balita? Apakah buah hati Anda susah makan? Bagaimana cara mengatasinya?
- Balita lahir pada Bulan Api (Aries, Leo, Sagitarius)
Anak yang lahir di bulan api yaitu Aries, Leo dan Sagitarius sangat keras kepala. Ia tidak bisa dipaksa untuk makan, jika dipaksakan anak malah akan tidak mau makan sama sekali.
Untuk membujuknya, sebelum makan ajaklah bermain dan bercanda hingga si kecil tertawa. Baru kemudian, suapi makanan. Memberikan makan disaat ia benar-benar lapar juga lebih baik dibandingkan menyuapinya saat ia sedang tidak ingin makan.
Read the rest of this entry »
Ayah, Kau Sungguh Ajaib! Untuk menjadi seorang manusia tangguh, anak – anak kita lebih membutuhkan keajaiban ayah mereka!
Islam sejak awal telah memberi isyarat tentang pentingnya ayah dalam proses pembelajaran anak melalui sistem patriarchy (garis keturunan pria) yang dianut, dimana seluruh manusia membawa nama ayah mereka dibelakang namanya (contohnya Fulan bin Fulan dan Fulanah bin Fulan). Secara tidak langsung, Islam menitikberatkan tanggung jawab atas pendidikan anak dipundak para ayah. Sang ayah akan dengan sendirinya merasa bertanggung jawab atas pendidikan dan perilaku keturunannya karena mereka membawa namanya kemana-mana, bahkan sampai mati. Jika kelakuan anaknya buruk, bukankah namanya juga yang akan dicap buruk? Nah, pikirin deh.
Kenapa musti dipundak ayah?
Stimulasi pada masa kecil dapat mempengaruhi kemampuan pengetahuan anak dalam mengembangkan aktivitas berpikir mengenai segala sesuatu yang diserap melalui panca indera.
“Stimulasi akan menjadikan sel-sel otak menjadi bercabang-cabang. Ini menunjukkan fungsi berpikir otak lebih maksimal,” ujar seorang psikiater, dr Caroline MSc SpKj, di Jayapura, Sabtu (10/10).
Ia menjelaskan, fase paling peka dalam pembentukan otak sebagai wadah kognitif atau yang biasa dikenal dengan “golden age” adalah usia satu hingga lima tahun, selain pada saat anak masih di dalam kandungan. Read the rest of this entry »

Apa yang dipikirkan oleh bayi? Ini mungkin sudah menjadi pertanyaan rutin setiap ibu. Setiap kali menatap dalam ke mata bayinya, sang ibu akan bertanya: “Apa sih yang kau pikirkan, nak? Susu? Bebek-bebekan? Atau apa?”
Ternyata, menurut penulis buku “The Philosophical Baby” Alison Gopnik, otak bayi bekerja lebih keras daripada yang kita bayangkan. “Hingga sekitar 20 tahun yang lalu, para ilmuwan mengira bahwa bayi itu egosentris dan tidak logis,” ujar Gopnik. “Namun kami menemukan bahwa, dalam banyak hal, bayi dan balita tahu, belajar dan berpengalaman lebih banyak bahkan dibandingkan orang dewasa!”

Anak merupakan amanah Allah yang harus kita didik agar menjadi anak saleh yang dapat membantu orang tuanya menjadi ahli surga. Bukankah selain ilmu yang bermanfaat dan amal jariyah, doa anak yang saleh merupakan amalan yang tidak akan putus walaupun kita wafat kelak? Memang tidak mudah hanya sekadar mewujudkan cita-cita ini, kalau apa yang kita berikan kepada anak hanya berupa teori-teori hidup belaka.
Kenyataannya, orang tua perlu berkolaborasi serta memberikan dukungannya bila hendak menerapkan pola hidup yang Islami apalagi terhadap anak-anak. Jangan sampai kita salah dengan alasan untuk melindungi anak sementara di sisi lain kita tengah berusaha sekuat tenaga untuk menegakkan kebenaran (Islam). Kekompakan orang tua dalam keluarga akan sangat membantu melahirkan anak-anak saleh. Oleh karena itu, salehkanlah diri kita dulu selaku orang tua. Jika kita, misalnya ingin anak-anak melaksanakan shalat wajib tepat pada waktunya maka kita pun harus menerapkan hal yang sama.
AL-UMMU MADROSATUN | Peran wanita sebagai ibu bagi anak-anaknya.
Ungkapan Al-Ummu madrosatun (Ibu adalah sekolah) alangkah luas maknanya.Dan di pundak ibulah terletak tanggung jawab perkembangan ruhiyah (mental),aqliyah (intelektual), dan jasadiyah (fisik) seorang anak terpikul. Seorang ibu adalah pemimpin bagi anak-anaknya dan rumah tangga suaminya. Dan ia akan ditanya oleh Alloh atas kepemimpinannya itu. Sebagaimana Rosululloh bersabda :
“Setiap manusia keturunan adam itu adalah pemimpin, maka seorang pria adalah pemimpin bagi keluarganya sedangkan wanita adalah pemimpin rumah tangga”. (HR. Ibnu Sunni dari Abi Hurairah). Read the rest of this entry »

RSS - Posts
Komentar Terbaik