Pesta Blogger 2008 (pb2008)

4 11 2008

Ada yang mau ikutan pesta blogger tahun ini? silahkan mendaftar di bubu.com. Katanya sih yang daftar udah banyak lho. Udah diserbu. Blogger Serbu Registrasi Daring. Saya sih belum bisa ikutan, karena satu dan lain hal. Selamat berpesta ya !

Banyak lho kisah sukses yang berawal dari blogging. Bisa jalan-jalan keliling dunia gratis (mungkin dibayarin panitia/sponsor). Simak tulisan tentang hal ini di www.detikinet.com.


Empat blogger asing dari Malaysia, Singapura, Amerika Serikat (AS), dan Australia akan tiba di Indonesia pada 17 November mendatang untuk ikut menyemarakkan Pesta Blogger 2008.

Namun sebelumnya, mereka diundang terlebih dulu untuk ‘blogging trip’ melewati Bali, Yogyakarta, dan Jakarta, agar bisa ikut ‘menjual’ keindahan Indonesia lewat perspektif mereka masing-masing.

News blogger terkemuka asal Malaysia, Jeff Ooi, dan blogger satiris terkenal asal Singapura Mr Brown adalah dua di antara empat blogger asing yang akan ikut serta dalam ‘blogging trip’ tersebut.

Selama ‘blogging trip’, selain melihat-lihat berbagai tujuan wisata kultural-historis serta kekayaan potensi pariwisata di Indonesia, mereka juga akan bertemu serta berinteraksi langsung dengan komunitas blogger lokal.

Blogger Sukses

Dari keempat blogger asing yang diundang, bisa dibilang, Jeff Ooi dengan blog-nya “Screenshots”, merupakan salah satu contoh blogger yang sukses. Ia sukses memanfaatkan kekuatan blog untuk mendobrak kekangan pemerintah Malaysia terhadap surat kabar dan media tradisional lainnya.

Jeff juga mencetak sejarah sebagai salah satu individu yang meniti jenjang karir politiknya melalui blog. Tergabung dalam partai oposisi DAP, Jeff Ooi berhasil memenangkan kursi parlemen pada Pemilu di Malaysia, Maret 2008 lalu.

Blog-nya, Screenshots, dikunjungi hampir 200.000 orang dan meraih hampir seperempat juta page views per bulannya, dan pernah memenangkan penghargaan Reporters sans Frontières’ Freedom Blog Award for Asia. Ia juga pernah diundang sebagai pembicara di Harvard University dan the World Summit on the Information Society (WSIS).

Sementara Lee Kin Mun, lebih dikenal dengan nama blog-nya, “Mr Brown”. Sering disebut-sebut sebagai Bapak Blogger Singapura, Lee menggunakan perpaduan antara kecerdasan dan komedi untuk melontarkan pendapatnya mengenai politik, serta Singapura yang kaku dan sangat terkendali.

Bertolak belakang dengan kedua blogger dari Singapura dan Malaysia, Mark Tafoya dari AS justru tidak menulis mengenai politik. Ia menulis tentang makanan dalam jaringan blog-nya, “Culinary Media Network”.

Chef dari New York ini juga merupakan produser eksekutif dari blog kuliner yang menampilkan videocasts mengenai berbagai jenis makanan dari berbagai penjuru dunia. Mark berjanji akan memperkenalkan budaya Indonesia lewat tradisi kulinernya, karena makanan adalah bagian penting dari budaya.

Sedangkan blogger keempat yang bergabung dalam ‘blogging trip’ ini adalah Anthony Bianco dari Australia, yang suka menulis tentang pariwisata dan travelling. Boleh dibilang, Anthony adalah penjelajah sejati karena sudah bepergian ke hampir 40 negara di 6 benua.

Anthony suka mengeksplorasi cara hidup yang berbeda, mencicipi berbagai jenis makanan, dan bertemu dengan penduduk lokal di negara yang dikunjungi, dan semua catatan perjalanannya itu ia rangkum dalam blog-nya.

Rencananya, tak hanya empat blogger yang ikut dalam ‘blogging trip’ ini. Satu lagi blogger asing asal China atau Hong Kong diharapkan ikut berpartisipasi. “Kami memiliki jajaran blogger asing terkemuka dengan ketertarikan yang berbeda-beda,” kata Wicaksono, Ketua Panitia Pesta Blogger 2008.

“Pastinya nanti akan terjadi pertukaran ide yang bermanfaat antara blogger asing dan kawan-kawan di Indonesia. Saya juga berpikir bahwa banyak blogger yang akan tertarik mendengarkan pengalaman Jeff Ooi, bagaimana ia bisa bertransformasi dari seorang blogger menjadi politisi nasional,” sambungnya melalui pesan elektronik, Senin (3/11/2008).

‘Blogging trip’ merupakan cara yang unik untuk ‘menjual’ Indonesia. Tentunya, program yang sejalan dengan slogan Visit Indonesian Year 2008 ini mendapat dukungan penuh dari Departemen Kebudayaan dan Pariwisata. Selain juga lembaga pemerintahan lainnya seperti Depkominfo dan Kementerian Negara Ristek.

Bahkan pesta blogger tahun 2008 ini di dukung oleh Depkominfo dan Amerika.

Tapi ada juga yang gara-gara ngeblog jadi masuk penjara. Seperti yang diberitakan oleh www.kapanlagi.com:

Dituduh Menghasut, ‘Blogger’ Malaysia Masuk Penjara

Seorang laki-laki Malaysia memilih masuk penjara, Selasa, daripada membayar jaminan sesudah dia didakwa dengan pasal penghasutan karena secara tidak langsung menyebut wakil perdana menteri terlibat pembunuhan seorang wanita Mongolia, ungkap pengacara terdakwa.

Raja Petra Kamarudin, pengelola situs Web independen, Malaysia Today (www.malaysia-today.net), menolak tuduhan menyebarkan hasutan pada sebuah artikel di situsnya.

“Ini menjadi batu ujian,” kata pengacaranya, Karpal Singh, kepada Reuters. “Ini adalah pertama kalinya blogger dituduh dengan pasal penghasutan.”

Raja Petra dituduh menghasut karena dalam tulisan pada tanggal 25 April secara tidak langsung ia menyebut Wakil Perdana Menteri Najib Tun Razak dan istrinya terlibat pembunuhan tahun 2006 terhadap Altantuya Shaariibuu (28), seorang peragawati asal Mongolia.

Najib lewat juru bicaranya telah menyangkal hal itu dan mengatakan tulisan tersebut “tak berdasar” dan “dirancang untuk menodai dirinya di hadapan publik Malaysia”.

Karpal mengatakan Raja Petra menolak tawaran pengadilan atas jaminan sebesar 5.000 ringgit (sekitar Rp14 juta) hingga sidangnya dilanjutkan pada 6 Oktober, dengan alasan itu menyangkut prinsip.

“Dia menolak untuk memilih membayar jaminan,” tambah dia. Jika dinyatakan bersalah, Raja Petra (58) terancam denda 5.000 ringgit atau tiga tahun di penjara atau keduanya.

Ulasan-ulasan heboh di Internet telah membuat kesal pemerintah Malaysia.

Pihak berwenang, yang kesal atas janji pemerintah untuk tidak menyensor Internet, mencari cara untuk mengekang komentar-komentar, dan itu oleh sebagian pengamat justru dianggap menjadi penyebab jatuhnya perolehan suara pemerintah koalisi pada Pemilu bulan Maret.

Para aktivis hak sipil mengeritik pengadilan terhadap Raja Petra dengan mengatakan pemerintah sedang menggunakan pasal karet penghasutan untuk membungkam kritik dan melecehkan para blogger.

“Kami … tegas meyakini bahwa penggunaan undang-undang penghasutan dilakukan untuk melindungi kepentingan politik yang sempit,” kata Gayathry Venkiteswaran, dari Centre for Independent Journalism –yang bermarkas di Malaysia.

Seorang pengamat terkenal perpolitikan, Abdul Razak Abdullah Baginda, didakwa bersekongkol melakukan pembunuhan itu dan dua polisi telah didakwa menjadi pelaku tindak pidana tersebut.

Tiga terdakwa itu menolak dakwaan namun jika divonis bersalah, mereka akan digantung.

Peragawati tersebut, Altantuya Shaariibuu, ditembak dua kali di kepala dan jenazahnya diledakkan dengan peledak plastik di suatu hutan di luar Kuala Lumpur pada Oktober 2006.

Beberapa hari sebelumnya, dia datang ke Malaysia untuk mencari Razak.

Contoh lainnya ada di cahayasura.wordpress.com:

Pengen Masuk Penjara? Jadilah Blogger yang Kritis!

Hari ini Rabu 18 Juni 2008 jam 9.15 pagi di halaman muka wordpress.com menyatakan ada 3.364.012 blog dengan tulisan baru sebanyak 131.406. Itu yang menggunakan wordpress saja, belum blog-blog lainnya. Kepada para blogger pesan ini disampaikan: berhati-hatilah menjelang pemilu!

Situs BBC dua hari yang lalu melansir berita berkaitan dengan dunia blog dan penjara. Mengutip laporan dari World Information Access, sejak tahun 2003 ada 64 blogger yang ditahan. Mereka rata-rata menyuarakan suara kritis terhadap pemerintah terutama menjelang pemilu. Setengahnya berasal dari negara-negara China (14 blogger), Mesir (12), dan Iran (8). 18 negara lainnya masing-masing “menyumbang” satu hingga tiga orang. Mayoritas blogger tersebut adalah laki-laki dengan usia antara 21-45 tahun.
Salah satu contoh adalah penangkapan Fouad al-Farhan. Blogger Arab Saudi ini ditangkap pada bulan December 2007 karena mengritisi politik, korupsi dan menyerukan reformasi di negaranya. Menurut Washington Post, dia adalah blogger pertama di Arab Saudi – dari sekitar 600 blogger – yang ditahan.

Berapa lama mereka dipenjara? Bervariasi, antara beberapa jam hingga paling lama delapan tahun! Dan selama lima tahun terakhir ini, para blogger total menghabiskan 940 bulan di penjara dengan rata-rata 15 bulan per orangnya.

Menurut OpenNet Initiative, sebuah organisasi yang menginvestigasi dan menganalisis praktek internet, ada sekitar 30 negara yang pemerintahnya menyaring situs berisi politik, keamanan atau konflik horisontal, bahkan menyaring isi email dan penerjemahan. Sekitar 50 negara memfilter konten sosial.

Berdasarkan alasan dan waktu insiden, penangkapan cenderung naik saat negara berada dalam keadaan tidak pasti dan sensitif. Di Mesir, dari 14 total penangkapan, 9 diantaranya terjadi tahun 2007, ketika negara tersebut sedang mengadakan pemilihan umum.

Tahun 2008 ini diduga penangkapan para blogger akan meningkat. Terutama menjelang pemilu di negara-negara China, Pakistan, Iran dan Amerika Serikat.

Sekali lagi Selamat Berpesta !

(dari berbagai sumber di dunia maya)

About these ads

Actions

Information

One response

4 11 2008
GG

Pesta Blogger 2008??? ah…menonton sajah
http://opiniorangbiasa.blogspot.com/2008/11/menonton-sajah.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: